Analisis Kesulitan Belajar Biologi Peserta Didik Kelas XII IPA SMA Negeri di Kota Palopo

MARDIN, HERINDA (2017) Analisis Kesulitan Belajar Biologi Peserta Didik Kelas XII IPA SMA Negeri di Kota Palopo. S2 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
ARTIKEL HERINDA MARDIN 15B13025.docx

Download (83kB)

Penelitian ini merupakan penelitiansurvey yang bertujuan untuk mengetahuitopik biologi yang sulit bagi peserta didik dan berdasarkan persepsi guru biologi SMA Negeri di Kota Palopo, jenis kesulitan belajar biologi yang dialami oleh peserta didik serta cara mengatasi kesulitan belajar biologi peserta didik SMA Negeri di Kota Palopo.Penelitian ini dilaksanakan pada semua Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri yang ada di Kota Palopopada bulan Agustus 2016 sampai Juni 2017 tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian terdiri dari seluruh peserta didik kelas XII IPA SMA Negeri di Kota Palopo dan semua guru biologi SMA Negeri di Kota Palopo. Sampel peserta didik dipilih menggunakan teknik random sebanyak 192 orang dan guru biologi merupakan sampel jenuh sebanyak 23 orang. Teknik pengumpulan data dengan teknik kuesioner menggunakan instrumen berupa angket.Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik biologi yang sulit bagi peserta didik SMA Negeri di Kota Palopo adalah hereditas, sistem koordinasi, sistem sirkulasi, substansi genetika, mitosis dan meiosis. Sementara topik biologi yang sulit bagi peserta didik berdasarkan persepsi gurubiologi SMA Negeri di Kota Palopo adalah metabolisme. Jenis kesulitan belajar biologi yang dialami oleh peserta didik meliputi 1) Karakteristik topik; 2) Gaya mengajar guru biologi kurang kreatif; 3) Kebiasaan belajar peserta didik yang tidak disiplin; 4) Perasaan dan sikap negatif peserta didik terhadap topik; 5) kekurangan sumber daya dan waktu; 6) Kondisi ekonomi, psikologi dan kondisi fisik peserta didik yang tidak mendukung; 7) Penilaian negatif peserta didik terhadap guru. Cara mengatasi kesulitan belajar biologi menurut peserta didik meliputi 1) Guru sebaiknya membuat pembelajaran menjadi menarik; 2) Pemerintah dan guru sebaiknya memperhatikan kembali isi kurikulum karena materi biologi terlalu banyak dan padat; 3)Guru sebaiknya mengajarkan biologi melalui kegiatan praktikum; 4) Peserta didikharus memiliki kesiapan dan kebiasaan belajar yang disiplin; 5) Guru sebaiknya mengajarkan biologi melalui cara menghubungkan topik dengan kehidupan sehari-hari; 6)Sekolah menyediakan fasilitas terutama menyediakan fasilitas pembelajaran seperti LCD, alat-alat praktikum dan lain-lain; 7)Kemampuan mengajar guru dan keterampilan mengelola kelas harus lebih ditingkatkan; 8)Kebijakan di sekolah seharusnya lebih memperhatikan kepentingan dan kebutuhan peserta didik. Kata Kunci: kesulitan belajar biologi, peserta didik

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Biologi
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 20 Mar 2018 06:12
Last Modified: 20 Mar 2018 06:40
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/5840

Actions (login required)

View Item View Item