Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah dengan Model Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) Studi pada Materi Pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan

NURHAPIDA, NURHAPIDA (2012) Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah dengan Model Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) Studi pada Materi Pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
NURHAPIDA.docx

Download (13kB)

ABSTRAK NURHAPIDA, 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pemecahan Masalah dengan Model Kooperatif Tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) Studi pada Materi Pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan (Dibimbing oleh Muharram dan Melati Masri) Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis pemecahan masalah dengan model kooperatif tipe STAD pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan, serta untuk mengetahui kualitas perangkat pembelajaran kimia yang meliputi kevalidan, keefektifan, dan kepraktisan. Kevalidan diperoleh berdasarkan penilaian para ahli/validator terhadap perangkat yang dibuat. Keefektifan meliputi pencapaian KKM secara klasikal, pengelolaan pembelajaran oleh guru, respon siswa terhadap pembelajaran serta terlaksananya aktivitas siswa dan guru yang ditetapkan. Kepraktisan meliputi keterlaksanaan kegiatan pembelajaran. Pengembangan perangkat pembelajaran berpedoman pada langkah-langkah pokok pengembangan pembelajaran model four-D yang terbagi dalam empat tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran yang telah dibuat berupa draft rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), buku siswa (BS), lembar kegiatan kerja siswa (LKS) dan tes hasil belajar (THB) yang dapat digunakan oleh guru dan siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan. Proses pengembangan perangkat berdasarkan model 4-D dengan melakukan: (1) pendefinisian meliputi analisis awal akhir, analisis siswa, analisis materi, analisis tugas dan tujuan berdasarkan karakteristik siswa dan kurikulum. (2) perancangan yang meliputi penyusunan tes, pemilihan media dan format, serta pembuatan rancangan awal. (3) pengembangan yaitu proses validasi disertai revisi dan uji coba. Pada proses validasi, perangkat pembelajaran mengalami revisi sebelum diujicobakan di lapangan sampai diperoleh perangkat yang memenuhi kriteria kevalidan yaitu berada dalam kategori valid. Tingkat keberhasilan dalam uji coba lapangan menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa kelas XI IPA1 SMA 1 Belawa adalah 80,77% dan respon siswa positif 80,77% dari jumlah siswa yang menjadi subjek penelitian. Perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan memenuhi kualitas yang memadai yaitu valid, praktis dan efektif.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN KIMIA - (S1)
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Dec 2016 02:58
Last Modified: 06 Dec 2016 02:58
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1580

Actions (login required)

View Item View Item