Peningkatan Kemampuan Menyimak Puisi Melalui Strategi Listening Teams Siswa Kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone

Musriani, Musriani (2011) Peningkatan Kemampuan Menyimak Puisi Melalui Strategi Listening Teams Siswa Kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. S1 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Musriani..docx

Download (16kB)

ABSTRAK Musriani. 2011. “Peningkatan Kemampuan Menyimak Puisi Melalui Strategi Listening Teams Siswa Kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone”. Skripsi. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Anshari dan Ahyar Anwar. Menyimak puisi melalui strategi listening teams adalah menyimak yang dilakukan secara berkelompok, dengan suatu proses kegiatan mendengarkan lambing-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menangapi isi pesan serta memahami makna komunikasi yang disampaikan oleh pembicara melalui ujran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran menyimak puisi melalui strategi listening teams siswa kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone, (2) pelaksanaan pembelajaran menyimak puisi melalui strategi listening teams siswa kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone, (3) evaluasi atau penilaian meyimak puisi melalui strategi listening teams siswa kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajangale Kabupaten Bone. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research). Data penelitian ini adalah data proses pembelajaran dan data hasil pembelajaran. Sumber data penelitian ini adalah guru dan siswa Kelas VIIa SMP Negeri 1 Ajanggale Kabupaten Bone dengan jumlah 27 orang. Teknik yang digunakan mengumpulkan data, yaitu: observasi, jurnal dan dokumentasi foto. Data proses penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif sedangkan data hasil penelitian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menyimak puisi melalui strategi listening teams mengalami peningkatan baik dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, kondisi prasiklus yaitu direncanakan tes awal untuk memperkuat hasil observasi. Selanjutnya kondisi pada siklus I yaitu pembelajaran menyimak puisi melalui strategi listening teams oleh guru di kelas dirancang oleh peneliti dan guru secara kolaboratif dengan menyamakan persepsi tentang RPP yang akan dilaksanakan di kelas, meliputi bahan yang akan diajarkan, waktu, sumber belajar, dan penilaian akhir. Perencanaan kegiatan pada siklus I dilaksanakan tiga kali pertemuan. Kemudian pada Siklus II, berdasarkan hasil refleksi pada kegiatan siklus I, peneliti bersama guru mata pelajaran bahasa Indonesia merancang perencanaan ulang untuk mengatasi hal-hal yang dianggap kurang pada siklus I diantaranya siswa yang kurang aktif memberikan tanggapan, maupun kritikan terhadap penyajian materi. Siswa dibagi ke dalam empat kelompok, selanjutnya kegiatan pada siklus II dilaksanakan selama tiga kali pertemuan. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran menyimak puisi pada prasiklus menunjukkan siswa belum mampu dan tidak memiliki keberanian untuk mengajukan pertanyaan maupun memberikan pendapat. Selanjutnya pada siklus I tahap pelaksanaan peningkatan pembelajaran menyimak puisi melalui strategi listening teams kurang memuaskan dan suasana kelas kurang kondusif. Masih terdapat siswa yang malu bahkan enggan berbicara karena tidak adanya keberanian yang dimiliki. Siswa juga kurang percaya diri dalam mengutarakan pendapatnya. Setelah dilakukan perbaikan terhadap masalah pada siklus I, proses pelaksanaan pembelajaran siklus II lebih efektif dan memuaskan. Siswa lebih antusias dan termotivasi mengikuti pembelajaran, dan siswa mulai memiliki keberanian dan kepercayaan diri untuk berbicara secara formal di depan umum. Hasil pada tahap evaluasi peningkatan keterampilan menyimak puisi melalui strategi listening teams dengan nilai rata-rata nilai siswa secara keseluruhan pada siklus I sebesar 65,92 sedangkan nilai pada siklus II sebesar 81,85 dengan persentase peningkatan. Semua aspek penilaian tergolong sangat rendah pada siklus I dan meningkat ke kategori tinggi pada siklus II. Sesuai dengan hasil penelitian ini diajukan saran, yaitu bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia khususnya di tingkat SMP hendaknya kreatif dalam menentukan strategi dalam pembelajaran keterampilan menyimak siswa agar siswa tidak merasa jenuh mengikuti pembelajaran. Para guru Bahasa dan Sastra Indonesia dapat menggunakan strategi pembelajaran listening teams untuk pembelajaran menyimak puisi. Selain itu bagi guru bidang studi lain dapat mengadaptasi strategi pembelajaran ini dalam pembelajaran mata pelajaran lain kepada siswa.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: ILMU PENDIDIKAN > Pendidkan
Divisions: ?? sch_edu ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 25 Apr 2016 06:51
Last Modified: 25 Apr 2016 06:51
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/86

Actions (login required)

View Item View Item