Deskripsi Berpikir Pseudo dalam Menyelesaikan Soal Permutasi dan Kombinasi Berdasarkan Gaya Kognitif Mahasiswa Jurusan Matematika UNM

Nurmadinah, Nurmadinah (2016) Deskripsi Berpikir Pseudo dalam Menyelesaikan Soal Permutasi dan Kombinasi Berdasarkan Gaya Kognitif Mahasiswa Jurusan Matematika UNM. S1 thesis, FMIPA.

[img]
Preview
Text
13. BAB I.pdf

Download (434kB) | Preview

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan berpikir pseudo dalam menyelesaikan soal permutasi dan kombinasi pada mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Dependent (FD) maupun Field Independent (FI). Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini mengambil 2 subjek dari 15 mahasiswa Jurusan Matematika UNM yang telah diberikan Tes GEFT, masing-masing 1 untuk setiap kategori FI dan FD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian yang diperoleh adalah: (1) Subjek FI mengalami berpikir pseudo konseptual salah, dimana subjek mengalami asosiasi yang tidak terkontrol hingga dilakukan refleksi jawaban melalui perbaikan pemahaman; (2) Subjek FI mengalami berpikir pseudo analitik salah, dimana subjek tidak mengalami proses berpikir yang bermakna, artinya pernyataan atau pendapat yang digunakan tidak sesuai atau tidak relevan dengan soal yang diberikan, namun setelah refleksi subjek mampu meluruskan jawabannya; (3) Dari bentuk berpikir pseudo yang terjadi pada subjek FI, yakni mengalami pseudo konseptual dan pseudo analitik maka dapat dikatakan bahwa subjek FI mengalami berpikir pseudo pemahaman; (4) Subjek FD mengalami berpikir pseudo konseptual pada kondisi jawaban salah, dimana subjek mengalami asosiasi yang tidak terkontrol hingga dilakukan refleksi jawaban melalui perbaikan pemahaman; (5) Subjek FD mengalami berpikir pseudo analitik pada kondisi jawaban benar, dimana subjek menggunakan kesamaan yang dangkal (Superficial memories) dalam menyelesaikan permasalahan sehingga tidak ada alasan kuat mengapa prosedur tersebut yang ditempuh; (6) Dari bentuk berpikir pseudo yang terjadi pada subjek FD, yakni mengalami pseudo konseptual dan pseudo analitik maka dapat dikatakan bahwa subjek FD mengalami berpikir pseudo pemahaman; (7) Untuk subjek FI berpikir pseudo hanya terjadi pada kelalaiannya dalam menyelesaikan soal, namun pemahaman yang dimilikinya sudah baik. Adapun, untuk subjek FD berpikir pseudo selain terjadi pada kelalaiannya dalam menyelesaikan soal juga terjadi pada penggunaan prosedur, yakni ia tidak mampu mengutarakan terkait alasan dipilihnya langkah tersebut sebagai prosedur penyelesaian soal. Hal ini menunjukkan adanya ketidakpahaman subjek terhadap soal maupun konsep yang mendasari soal tersebut.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN MATEMATIKA - (S1)
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 10 Apr 2018 02:46
Last Modified: 10 Apr 2018 02:46
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7209

Actions (login required)

View Item View Item