PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS BERITA BAHASA BUGIS DENGAN MODEL LEARNING COMMUNITY SISWA KELAS VII 1 SMP NEGERI 3 BARRU

RAHMAN, RAMLA (2018) PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS BERITA BAHASA BUGIS DENGAN MODEL LEARNING COMMUNITY SISWA KELAS VII 1 SMP NEGERI 3 BARRU. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
RAMLA.docx

Download (35kB)

Membaca merupakan salah satu di antara empat keterampilan berbahasa yang meliputi keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis, yang penting untuk dipelajari dan dikuasai. Dengan membaca, seseorang dapat berinteraksi dengan perasaan dan pikiran, memperoleh informasi, dan meningkatkan ilmu pengetahuannya (Sugiarto 2008: 4). Membaca merupakan suatu proses bersifat kompleks yang meliputi kegiatan fisik dan mental. Kegiatan yang bersifat fisik terjadi melalui stimulus lewat indera penglihatan, yaitu mata. Kegiatan ini diawali dengan mengamati seperangkat gambar-gambar bunyi bahasa yang bersifat tulisan, kemudian melibatkan gerakan mata yang mengikuti alur tulisan dari kiri ke kanan demi baris. Kegiatan yang bersifat mental terjadi ketika pembaca menghubungkan pengetahuan pengalaman yang telah dimiliki dengan teks bacaan untuk memperoleh pemahaman terhadap isi bacaan. Latar belakang pengetahuan dan pengalaman akan memberi keragaman terhadap kualitas dan kuantitas pemahaman seseorang. (Smith dalam Harjasujana dan Mulyati, 1996:35) Pembelajaran membacakan teks berita sebenarnya telah diterapkan dalam mata pelajaran bahasa daerah. Salah satu penerapan tersebut pada tingkat (SMP) sebagaimana telah terdapat dalam standar isi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Salah satu kompetensi dasar (KD) yang harus dimiliki siswa pada kurikulum tersebut adalah membacakan teks berita. Dibanding aspek keterampilan lainnya, keterampilan membaca dianggap penting dikauasai oleh siswa. Keterampilan membaca merupakan sesuatu yang vital dalam suatu masyarakat yang terpelajar. Proses belajar yang efektif antara lain dilakukan melalui membaca. Anak-anak yang tidak memahami pentingnya belajar membaca tidak akan termotivasi untuk belajar. Belajar membaca merupakan usaha yang terus-menerus dan anak-anak melihat nilai (value) membaca dalam kegiatan pribadi akan lebih giat belajar dibandingkan anak-anak yang tidak menemukan keuntungan kegiatan membaca.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pend. Bahasa dan Sastra Daerah
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 09 Apr 2018 04:08
Last Modified: 09 Apr 2018 04:08
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7129

Actions (login required)

View Item View Item