Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan Pendekatan Problem Posing pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang

HASBA, WARDIA (2016) Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dengan Pendekatan Problem Posing pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
(1) JURNAL WARDIA.docx

Download (115kB)

ABSTRAK Penelitian ini digolongkan sebagai penelitian tindakan kelas. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari dua siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1). Apakah penerapan model kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang? (2). Apakah penerapan model kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang?. Tujuan Penelitian ini adalah (1). Untuk meningkatkan Aktivitas Belajar melalui penerapan model kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang, (2) Untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan model kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing pada siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang. Hasil penelitian pada siswa kelas VII yang berjumlah 20 orang menunjukkan bahwa (1) keseluruhan aktivitas belajar siswa yang diamati dari siklus I 74,4% siswa aktif dalam kategori tinggi dan siklus II 82,0% siswa aktif dalam kategori sangat tinggi; (2) hasil belajar siswa pada siklus I: kategori sangat tinggi 25%, tinggi 45%, sedang 25% dan rendah 5%, pada siklus II: kategori sangat tinggi 35%, tinggi 60%, sedang 5% , berdasarkan ketuntasan hasil belajar pada siklus I diperoleh tuntas 70% dan tidak tuntas 30%, sedangkan pada siklus II diperoleh tuntas 85% dan tidak tuntas 15%. Berdasarkan data hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perolehan siswa baik secara individu maupun secara klasikal mengalami peningkatan. Kesimpulan pada penelitian ini adalah (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang, (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS (Two Stay Two Stray) dengan pendekatan problem posing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 3 Pa’jukukang

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 02 Apr 2018 06:38
Last Modified: 02 Apr 2018 06:38
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/6538

Actions (login required)

View Item View Item