Martin Luther dan Reformasi Gereja di Jerman (1517-1546)

RAPALANGI, MARCELINA (2013) Martin Luther dan Reformasi Gereja di Jerman (1517-1546). S1 thesis, FIS.

[img] Text
BAB I.docx

Download (36kB)

ABSTRAK Penelitian dan penulisan skripsi ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi Eropa menjelang reformasi Gereja, menjelaskan mengenai latar belakang kehidupan keagamaan/kerohanian Martin Luther sebagai tokoh reformator dan perannya dalam mereformasi gereja, serta dampak reformasi gereja bagi ideologi umat Kristen. Penelitian dan penulisan skripsi ini bersifat deskriptif naratif dengan menggunakan metode sejarah yaitu heuristik dalam hal ini penelitian kepustakaan untuk mengumpulkan sumber sebanyak-banyaknya. Kritik bertujuan untuk menentukan dan menilai sumber. Interpretasi bertujuan untuk menjelaskan fakta yang ada menjadi satu kategori, dan historiografi yang merupakan pengungkapan kisah sejarah secara tertulis. Dari hasil penelitian diketahui bahwa reformasi gereja merupakan suatu tindakan untuk mengembalikan ajaran agama Kristen kepada Kemurnian Kitab suci. Reformasi Agama di Eropa telah membawa perubahan di bidang keduniawian, namun pada sisi teologis akan tetap menyisakan persoalan. Reformasi telah mengubah wajah Eropa. Dengan memutuskan para raja beserta rakyat dari kekuasaan Roma, maka reformasi telah menyokong tumbuhnya negara kebangsaan modern. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Martin Luther merupakan tokoh pelopor lahirnya reformasi gereja di Jerman. Luther secara tegas menolak ajaran Katolik Roma yang dianggap telah melenceng dari ajaran Alkitab. Yang pada akhirnya gerakan ini berdampak pada muncul dan berkembangnya gereja lain selain Gereja Katolik Roma yaitu gereja Protestan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sejarah
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Feb 2018 07:57
Last Modified: 26 Feb 2018 07:57
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/4977

Actions (login required)

View Item View Item