Ungkapan-ungkapan sopan yang digunakan guru dalam mengajar Bahasa Inggris di kelas

RAUF, MASYKUR (2015) Ungkapan-ungkapan sopan yang digunakan guru dalam mengajar Bahasa Inggris di kelas. Masters thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
MASYKUR RAUF..docx

Download (15kB)

Abstract

ABSTRAK MASYKUR RAUF. (2015). Ungkapan-ungkapan sopan yang digunakan guru dalam mengajar Bahasa Inggris di kelas. (dibimbing oleh A. Qashas Rahman and Murni Mahmud). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis-jenis ungkapan-ungkapan sopan yang digunakan guru saat mengajar Bahasa Inggris di kelas dan mencari tahu efek ungkapan sopan yang digunakan terhadap siswa. Peneliti menerapkan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai fenomena strategi kesopanan guru. Penelitian ini lebih lanjut menerapkan metode penentuan sampel (purposive sampling) dalam memperoleh data. Subyek penelitian ini adalah salah satu guru bahasa Inggris di SMP 24 Makassar di jalan Baji Gau. Peneliti melakukan pengamatan dengan cara merekam aktifitas guru di kelas. Pada akhir pertemuan, peneliti hanya mewawancarai 10 siswa dan siswa lainnya diberikan kuisioner (open ended questions) untuk melengkapi data utama. Pengamatan hanya dilakukan selama dua pertemuan. Dalam melakukan pengamatan, peneliti menggunakan perekam suara untuk merekam seluruh aktifitas di kelas dan juga untuk mengumpulkan data mengenai jenis ungkapan ungkapan sopan yang digunakan guru saat beserta efek terhadap siswa berdasarkan teori dari Penelope Brown and Stephen C. Levinson. Peneliti menemukan beberapa strategi ungkapan sopan yang digunakan guru di dalam kelas. Dalam hal ini, ungkapan sopan ini dibagi ke dalam dua kategori. Pertama, kesopanan positif (PP) yang diambil dari pertemuan pertama dan kedua yakni (Sambutan, memperhatikan pendegar, berlebihan, menyemangati ketertarikan si pendengar, menggunakan gelar atau identitas tertentu, mencari persetujuan, menegaskan peryataan, melibatkan pembicara dan pendengar dalam aktifitas, menanyakan alasan, berasumsi atau menyatakan balasan dan memberikan hadian untuk si pendengar (bagus, simpati dan lain-lain). Kesopanan negatif (NP) berdasarkan pertemuan pertama dan kedua yakni, pernyataan yang langsung, pertanyaan, memperkecil ganguan, memberikan rasa hormat, minta maaf, menominalkan. Guru memiliki otoritas penuh dalam membimbing para siswa untuk mengenali sikap dan gaya bicara yang tidak menyalahi aturan kebudayaan yang ada. Guru harus mempertimbangkan berbagai aspek saat mengajar mata pelajaran di kelas. Guru harus berhati-hati dalam menggunakan berbagai macam ekspresi yang mungkin saja terucap saat proses belajar-mengajar terjadi. Guru berperan sebagai tauladan dimana para siswa akan meneladani sikap dan gaya bicara guru. Para guru sangat diharapkan mengetahui dan memahami penggunaan ungkapan. Olehnya itu, guru harus mampu memahami penggunaan ungkapan sopan secara benar agar supaya dapat membimbing kepribadian para siswa yang kemudian akan menciptakan kondisi yang sehat bagi siswa. Selanjutnya, ada beberapa efek dari guru yang menggunakan ungkapan sopan terhadap para siswa. Diantaranya yakni; termotivasi dalam proses belajar mereka, tingkah laku siswa, penghormatan terhadap guru, kepercayaan diri, siswa lebih aktif, hadir saat proses belajar mengajar selesai dan jujur. ABSTRACT MASYKUR RAUF. (2015). Polite Expressions used by Teachers in teaching English in the classroom. (Supervised by A. Qashas Rahman and Murni Mahmud). The objectives of this research were to find out the kinds of polite expressions used by teachers in teaching English in the classroom and effects of polite expressions used by teachers to students. The researcher applied descriptive qualitative research in order to get more understanding about phenomena of teachers’ politeness strategies. This research applied the purposive sampling in getting the data. The subject of this research was one of teachers of SMP 24 Makassar in Baji Gau Street who taught English in the classroom. The researcher did classroom observation by recording the teacher’s activities. At the end of the meeting, I only interviewed 10 students and the other students filled the questionnaire to complete the main data. The observation was only conducted two meetings. In doing the observation, the researcher used audio recorder to record all the activities in classroom interaction and also audio recorder to obtain the data concerning the kinds of polite expression that teacher used and the effects to students based on Penelope Brown and Stephen C. Levinson’s theory of politeness strategies (positive and negative politeness). The researcher found that some polite expressions of strategies that the teacher used. It was divided into two types. First, positive politeness (PP) based on 1st and 2nd meeting can be drawn out such as (Greetings, Notice and attend the Hearer, Exaggerate, Intensify interest of hearer, Use in-group identity makers, Seeking agreement, Presuppose/ Raise/ assert common Ground, Include both Speaker and Hearer in the activity, Giving or Asking Reasons, Assume or assert reciprocity and Giving gifts to Hearer (goods, sympathy)). Negative politeness (NP) based on 1st and 2nd meeting could be drawn out such as (Being conventionally indirect, Questions, Minimize the imposition, Giving deference, Apologize, Nominalize). Teachers have authority of guiding the students to recognize behaviour and speech acts which are not comparable across cultures. Many aspects that teacher must consider when she/he teaches lessons in the class. Teacher must be careful of using lot of expressions that may be uttered in teaching-learning process. Teacher as a guide, those students will follow all of teacher’s attitude and utterance. Teachers are also really suggested to know and comprehend the use of expressions. Therefore, the teachers must already have known the time to use right expressions in order to guide student’s personality which certainly can create positive environment to students. Furthermore, some significant had been found out about the effects to students, such as; being motivated in their study, student’s attitude (affective), respect to teacher, self-confidence, being active and attending in teaching learning process, and honest.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: PASCASARJANA > BAHASA INGGRIS (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 30 Nov 2016 06:06
Last Modified: 30 Nov 2016 06:06
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1339

Actions (login required)

View Item View Item