Analysis of Instructional Language Used by the Teacher: A Case Study in the English Class of SMA Negeri 11 Makassar

Gusrianti, Rahmaniar (2015) Analysis of Instructional Language Used by the Teacher: A Case Study in the English Class of SMA Negeri 11 Makassar. S2 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
Gusrianti, Rahmaniar.docx

Download (15kB)

ABSTRACT Rahmaniar Gusrianti. 2013. Analysis of Instructional Language Used by the Teacher: A Case Study in the English Class of SMA Negeri 11 Makassar (Supervised by Baso Jabu and Murni Mahmud). The study aims at exposing what the teacher talks or the teacher’s instructional languages are in the English classroom of SMA Negeri 11 Makassar, what the teacher’s reasons are in using the instructional language, and what the effect of using the instructional language is for the students. The teacher talks cover explanation, asking questions, giving feedback and giving correction. The research approach applied in this study was qualitative. The type of this study is a part of discourse analysis. The data was collected by using recording, field note and interview. The collected data was analyzed by using Huberman and Miles’ model consisting of three steps, namely: data reduction, data display and conclusion drawing and verification. The research findings show that (1) the teacher mixed and switched the language she used into Indonesian and in some occasions she used Indonesian in giving explanation in the classroom, (2) referential and display questions were types of questions that the teacher used in the classroom. The display questions were used to see the students’ understanding related to the material given, whereas the referential questions were largely used to start the class, (3) there were three types of feedback the teacher used, namely: feedback about processing of the task, feedback about self regulation and feedback about self as a person, (4) the teacher used direct and indirect correction in giving the correction. (5) The use of mother tongue, code switching and code mixing were found not only in explaining the lesson but also in asking questions, giving feedback and giving correction. (6) Simplification and repetition were also found in these four types of teacher talk; giving explanation, asking questions, giving feedback and giving correction. (7) The students’ understanding became the teacher’s reason concerning with the language she used in giving explanation, asking questions, giving feedback and giving correction. (8) The students got a lot of new words related to the material explained and knew how to pronounce the words correctly. However, the students still needed the teacher to mix the language with Indonesian and to repeat the explanation when the problem occurred. ABSTRAK Rahmaniar Gusrianti. 2013. Analisis Bahasa Pengajaran yang Digunakan oleh Guru: Studi Kasus pada Kelas Bahasa Inggris SMA Negeri 11 Makassar (dibimbing oleh Baso Jabu dan Murni Mahmud). Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap tuturan guru atau bahasa pengajaran apa yang digunakan oleh guru dalam kelas Bahasa Inggris di SMA Negeri 11 Makassar, apa alasan guru dalam menggunakan bahasa pengajaran, dan apa pengaruh penggunaan bahasa pengajaran guru terahadap siswa. Tuturan guru ini mencakup penjelasan, pertanyaan, umpan balik, dan koreksi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini termasuk Analisis Wacana. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui perekaman, catatan lapangan, dan wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisa melalui model Huberman dan Miles, yang terdiri dari tiga langkah, yaitu: reduksi data, penyajian data, serta kesimpulan dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) guru mencampur dengan dan menggunakan alih bahasa kedalam bahasa Indonesia dan di beberapa kesempatan guru menggunakan bahasa Indonesia pada saat memberikan penjelasan di kelas, (2) guru menggunakan jenis pertanyaan referensial dan display ketika bertanya kepada siswa di kelas. Pertanyaan display digunakan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi yang diberikan, sementara itu pertanyaan referensial kebanyakan digunakan untuk memulai pembelajaran, (3) terdapat tiga jenis umpan balik yang digunakan oleh guru, yaitu: umpan balik tentang bagaimana mengerjakan tugas-tugas yang diberikan, umpan balik tentang regulasi diri, dan umpan balik tentang penghargaan diri kepada siswa, (4) dalam memberikan koreksi, guru menggunakan koreksi langsung dan tidak langsung. (5) Penggunaan bahasa ibu, campur kode dan alih kode ditemukan tidak hanya pada saat guru menjelaskan pelajaran tetapi juga pada saat guru memberikan pertanyaan, umpan balik, serta koreksi. (6) Penyederhanaan dan pengulangan juga ditemukan di dalam empat jenis tuturan guru tersebut; dalam memberikan penjelasan, mengajukan pertanyaan, memberikan umpan balik, dan memberikan koreksi. (7) Pemahaman siswa menjadi alasan guru sehubungan dengan bahasa yang digunakan dalam menjelaskan, bertanya, memberikan umpan balik dan memberikan koreksi. (8) Siswa mendapatkan banyak kosakata baru sehubungan dengan materi yang dijelaskan dan mengetahui cara mengucapkan kosakata tersebut dengan benar. Namun siswa masih membutuhkan guru untuk mencampur bahasa yang digunakan guru dengan bahasa Indonesia dan mengulang penjelasan ketika ada masalah.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > BAHASA INGGRIS (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 30 Nov 2016 05:18
Last Modified: 30 Nov 2016 05:18
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/1316

Actions (login required)

View Item View Item