KECERDASAN BUDAYA STRATEGI BELAJAR BAHASA DAN STRATEGI KOMUNIKASI LISAN YANG DIGUNAKAN OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DALAM KONTEKS BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING

RACHMAWATY, NOOR (2018) KECERDASAN BUDAYA STRATEGI BELAJAR BAHASA DAN STRATEGI KOMUNIKASI LISAN YANG DIGUNAKAN OLEH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS DALAM KONTEKS BAHASA INGGRIS SEBAGAI BAHASA ASING. S3 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

Full text not available from this repository.

Studi ini menguji pengaruh dari kecerdasan budaya (CQ) dan strategi belajar bahasa (LLS) terhadap strategi komunikasi oral (OCS). Penelitian yang berkenaaan dengan kecerdasan budaya dan pengaruhnya terhadap variabel lain yg berkaitan dengan pengajaran bahasa asing terhitung masih sedikit. Oleh sebab itu, studi ini bertujuan untuk memperluas teori kecerdasan budaya dan teori strategi belajar dan komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) level kecerdasan budaya, penggunaan strategi belajar dan strategi komunikasi lisan berdasarkan semester dan jenis kelamin, (2) pengaruh dari kecerdasan budaya dan strategi belajar bahasa terhadap strategi komunikasi lisan, (3) apakah strategi belajar bahasa memediasi hubungan kecerdasan budaya dan strategi komunikasi lisan (4) aspek mana dari kecerdasan budaya yang menjadi prediktor (berhubungan secara significant) dengan strategi komunikasi oral dan strategi belajar bahasa (5) bagaiman persepsi mahasiswa terhadap pengalamannya yang berkenaan dengan budaya serta penggunaan strategi belajar bahasa dan strategi komunikasi lisan. Studi ini menggunakan disain metode penelitian kombinasi (kuantitatif dan kualitatif) yang mengikutsertakan 236 mahasiswa program studi pendidikan bahasa Inggris Universitas Mulawarman, Samarinda. Tiga jenis kuesioner digunakan dalam pengumpulan data, yaitu: Cultural Intelligence Scale (CSQ), Strategy Inventory for Language Learning (SILL) and Oral Communication Strategy Inventory (OCS). Selain itu, panduan interview juga digunakan untuk menggali persepsi mahasiswa terhadap pengalaman mereka yang berkenaan dengan pemahaman budaya, penggunaan startegi belajar dan strategi komunikasi lisan. Data kuantitatif dianalisa secara deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS versi 21. Sedangkan analisa konten digunakan untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kecerdasan budaya mahasiswa ada pada level medium. Mahasiswa juga tergolong sebagai pengguna strategi belajar di level medium sementara untuk strategi komunikasi lisan, mahasiswa tergolong sebagai pengguna di level tinggi. Berkenaan dengan semester, ada perbedaan signifikan pada level kecerdasan budaya antara mahasiswa semester 5 dan semester 7 begitu pula dengan mahasiswa laki-laki dan perempuan, tingkat kecerdasan budaya mereka berbeda. Dalam kaitannya dengan penggunaan strategi belajar bahasa, tidak ditemukan perbedaan antara mahasiswa semester 5 dan 7 namum perbedaan signifikan pada penggunaan strategi belajar bahasa terlihat pada mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan. Untuk penggunaan strategi komunikasi lisan, tidak ditemukan perbedaan penggunaan pada mahasiswa semester 5 dan 7. Namun terdapat perbedaan penggunaan strategi pada mahasiswa perempuan dan laki-laki ; (2) terdapat hubungan linier yang signifikan antara kecerdasan budaya, strategi belajar bahasa dan strategi komunikasi lisan. Hasil perhitunga analisa regresi menunjukkan bahwa model Path dalam studi ini benar dan menunjukkan hubungan dari tiga variabel; (3) strategi belajar bahasa terbukti memediasi hubungan antara kecerdasan budaya dan strategi komunikasi lisan; (4) aspek dari kecerdasan budaya yang menjadi predictor bagi strategi belajar bahasa adalah Cognitive CQ, Motivational CQ and Behavioral CQ sementara Motivational CQ and Behavioral CQ merupakan predictor bagi penggunaan strategi komunikasi lisan; (5) persepsi mahasiswa terhadap kecerdasan budaya, memberikan masukan bahwa sebagian besar mahasiswa meningkatkan pemahamannya terhadap budaya melalui fasilitas internet. Sementara itu penggunaan penggunaan strategi belajar bahasa dan strategi komunikasi lisan sangat berkaitan erat dengan factor personal seperti motivasi, sikap dan pengalaman belajar bahasa sebelumnya. Implikasi dari studi ini adalah: (1) secara teoritis temuan dari studi ini menguatkan dan memperluas teori kecerdasan budaya, strategi belajar bahasa dan strategi komunikasi lisan dalam kaitannya dengan pengajaran bahasa asing; (2) secara praktis, penting kiranya bagi pengajar Bahasa Inggris/praktisi untuk mempertimbangkan pendekatan dan metode pengajaran yang digunakan dalam mengajar bahasa inggris dengan mengikutsertakan konten budaya dalam upaya membantu siswa dalam meningkatan level kecerdasan budaya mereka. Selain itu, penting kiranya untuk mengajarkan kepada siswa tentang strategi belajar bahasa dan strategi komunikasi lisan yang nantinya dapat berkontribusi dalam membantu siswa menjai pembelajar bahasa yang baik dan pengguna bahasa yang kompeten. Kata kunci: Kecerdasan budaya, Strategi belajar bahasa, strategi komunikasi lisan, Bahasa Inggris sebagai bahasa asing.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA > PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS - (S3)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 08 Feb 2019 03:18
Last Modified: 08 Feb 2019 03:18
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/12143

Actions (login required)

View Item View Item