PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BIOLOGI PADA MATA PELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI KEANEKARAGAMAN MAHLUK HIDUP

Adnan, Adnan and Bahri, Arsad (2011) PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BIOLOGI PADA MATA PELAJARAN IPA TERPADU BERBASIS KONSTRUKTIVISME UNTUK PENCAPAIAN STANDAR KOMPETENSI KEANEKARAGAMAN MAHLUK HIDUP. Universitas Negeri Makassar. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
j. KOnteskstual.pdf

Download (3MB) | Preview

karakteristik siswa dan materi pembelajaran. Melalui pengembangan perangkat pembelajaran kontekstual berbasis kontruktivisme diharapkan konsep-konsep materi pelajaran dapat diintegrasikan dalam konteks kehidupan nyata dengan harapan siswa dapat memahami apa yang dipelajarinya dengan lebih mudah. Berdasarkan hasil observasi lanjutan yang dilakukan oleh peneliti di kota Makassar diketahui bahwa perangkat pembelajaran yang ada belum sepenuhnya menunjang ketercapaian tujuan kegiatan belajar yaitu belum mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip biologi serta menerapkan pengetahuan yang dimiliki pada kehidupan seharihari. Padahal konsep keanekaragaman hayati yang terdapat pada pelajaran IPA Terpadu SMP kelas VII semester 1 sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Agar siswa dapat menerapkan prinsip dan konsep dalam kehidupan sehari-hari, maka diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mengajak siswa kea rah tersebut. Dengan demikian upaya inovasi dan kreatif pengajaran yang mengarah pada pencapaian tujuan pembelajaran tersebut mutlak diperlukan untuk SMP di Makassar. Alternatif pemecahannya yaitu adanya perangkat pembelajaran kontekstual yang berbasis pada filosofi konstruktivisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kontekstual Biologi pada mata pelajaran IPA terpadu berbasis 4 Konstruktivisme untuk Pencapaian Standar Kompetensi keanekaragaman mahluk hidup. Penelitian dilaksanakan dengan pembuatan perangkat pembelajaran keanekaragaman hayati melalui pendekatan konstruktivisme akan tetapi hanya sampai pada tahap analisis pengembangan perangkat pembelajaran yang memadukan model pengembangan Dick and Carey, Borg and Gall dan Arch C. Luther. Analisis dimulai dari identifikasi tujuan pengajaran, analisis instruksional, identifikasi awal karakteristik siswa, merumuskan tujuan kinerja, mengembangkan tes acuan patokan, mengembangkan strategi pembelajaran, dan pengembangan atau pemilihan materi pengajaran. Hasil penelitian ini adalah serangkaian analisis awal pengembangan perangkat pembelajaran kontekstual biologi berbasis kontruktivisme pada sebagai berikut. (1) Identifikasi tujuan pengajaran dilakukan berdasarkan Standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) yang tercantum di dalam standar isi. Langkah pertama pengembangan indikator adalah menganalisis tingkat kompetensi dalam SK dan KD. Hal ini diperlukan untuk memenuhi tuntutan minimal kompetensi yang dijadikan standar secara nasional. Indikator pencapaian kompetensi, adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Selanjutnya dikembangkan rumusan tujuan. Pengembangan rumusan tujuan, selain mengacu pada pedoman pengembangan RPP, juga mengacu pada taksonomi pendidikan Bloom’s yang direvisi. (2) Analisis Instruksional (Conducting a goal Analysis), berdasarkan rumusan tujuan yang telah dilakukan, maka selanjutnya dilakukan analisis instruksional untuk menentukan apa tipe belajar yang dibutuhkan oleh siswa. Analisis instruksional dibuat dalam bentuk taksonomi pendidikan yang mengacu pada taksonomi Bloom’s yang direvisi oleh Anderson. (3) Mengidentifikasi tingkah laku awal/Karakteristik siswa (Identity Entry Behaviours, Characteristic. Analisis siswa dilakukan berdasarkan tingkat perkembangan kognitif siswa yang menunjukkan bahwa siswa SMP adalah tahap operasi formal pada usia 12 tahun ke 5 atas. Disain pembelajaran tentang keanekaragaman makhluk hidup dirancang untuk subjek didik SMP/MTs dengan usia antara 13-15 tahun. Maka sesuai dengan teori Peaget, siswa pada kelompok usia tersebut berada dalam tahap operasional formal atau mereka telah mampu berpikir abstrak. Jadi pada tahap ini siswa sudah mampu menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih baik dan lebih kompleks dari pada anak yang berada pada level perkembangan kognitif dibawahnya. (4) Merumuskan Tujuan Kinerja (Write Performance Objectives), Berdasarkan analisis instruksional dan dimensi proses kognitif yang diharapkan pada siswa tujuan kinerja yang diharapkan pada siswa adalah melakukan sejumlah aktivitas kerja ilmiah atau keterampilan proses dengan pendekatan yang lebih bersifat induktif. Adapun sejumlah tujuan kinerja yang diharapkan selama proses pembelajaran adalah siswa melakukan aktivitas: Obeservasi, Infrensi, Prediksi, Klasifikasi, dan lain-lain. (5) Mengembangkan Tes Acuan Patokan (developing criterian-referenced test items), Sebelum menentukan teknik dan alat penilaian, penulis terlebih dahulu menetapkan tujuan penilaian dan kompetensi dasar yang hendak diukur. (6) mengembangkan Strategi Pengajaran (develop instructional strategy), Pemilihan pendekatan pembelajaran bertujuan untuk memilih dan merencanakan kegiatan belajar berdasarkan bahan kajian yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang sudah dibuat agar dapat dicapai hasil belajar yang maksimal. Sesuai dengan pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran ini, dan tujuan yang ingin dicapai digunakan pendekatan yang berorientasi pada pembelajaran inovatif-progresif. (7) Pengembangan atau Pemilihan Materi Pengajaran (develop and select instructional materials).

Item Type: Other
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN BIOLOGI - (S1)
FMIPA
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: Arsad Bahri
Date Deposited: 25 Nov 2018 06:20
Last Modified: 25 Nov 2018 06:20
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/11485

Actions (login required)

View Item View Item