Ketimpangan Struktur Sosial di Masyarakat Kajang (Studi Kasus Perkebunan Karet di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba). Jurusan Sosiologi. Fakultas ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. dibimbing oleh Dr. Firdaus W. Suhaeb, dan M. Ridwan Said Ahmad, M. Si.

Sampean, Sampean (2014) Ketimpangan Struktur Sosial di Masyarakat Kajang (Studi Kasus Perkebunan Karet di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba). Jurusan Sosiologi. Fakultas ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. dibimbing oleh Dr. Firdaus W. Suhaeb, dan M. Ridwan Said Ahmad, M. Si. Diploma thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
Sampean, 2014..docx

Download (11kB)

Abstract

ABSTRAK Sampean, 2014. Ketimpangan Struktur Sosial di Masyarakat Kajang (Studi Kasus Perkebunan Karet di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba). Jurusan Sosiologi. Fakultas ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. dibimbing oleh Dr. Firdaus W. Suhaeb, dan M. Ridwan Said Ahmad, M. Si. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dampak konflik agraria dan pola ketimpangan struktur sosial di masyarakat Kajang sebagai implikasi dari keberadaan PT PP Lonsum yang mengelola Perkebunan karet di kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di Perkebunan karet Kecamatan Kajang. Penentuan informan dalam penelitian yaitu menggunakan teknik purposive sampling dan jumlah informan 16 orang dengan kriteria memiliki wawasan terhadap objek teliti, pelaku Sengketa Tanah, pemangku Kebijakan, pekerjaan umur dan tempat tinggal. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak konflik agraria di masyarakat Kajang mengakibatkan Petani kehilangan akses tanahnya, dominasi terhadap masyarakat, kemiskinan struktural, Pengerusan Nilai-nilai kearifan lokal, dan Polarisasi dalam masyarakat. Sedangkan Pola ketimpangan struktur yang terjadi dalam masyarakat Kajang adalah membentuk pelapisan sosial atau diferensiasi dalam masyarakat antara pemilik modal dan masyarakat petani dan mengubah sistem kepemilikan tanah. Pola kepemilikan tersebut menjadi Kepemilikan adat, kepemilikan rumah tangga dan Kepemilikan kapitalistik dilihat dari sosio-teknis agraris.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > ILMU SOSIAL
Divisions: ?? sch_soc ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 27 Apr 2016 05:52
Last Modified: 27 Apr 2016 05:52
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/483

Actions (login required)

View Item View Item