Pengembangan Model Tata Kelola Link and Match Berbasis Industri untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa pada SMK Bidang Teknologi dan Rekayasa ; Development of Industry Based Link and Match Management Model to Improve SMK Students’ Competency on Technology and Engineering

BURHAN, MUHAMMAD ISWAL (2017) Pengembangan Model Tata Kelola Link and Match Berbasis Industri untuk Meningkatkan Kompetensi Siswa pada SMK Bidang Teknologi dan Rekayasa ; Development of Industry Based Link and Match Management Model to Improve SMK Students’ Competency on Technology and Engineering. S3 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
JURNAL ISWAL.pdf

Download (715kB) | Preview

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Gambaran model tata kelola link and match pada sekolah menengah kejuruan saat ini, (2) pengembangan model tata kelola link and match berbasis industri pada sekolah menegah kejuruan yang valid, praktis dan menarik, (3) Mengetahui keefektifan model tata kelola link and match berbasis industri. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan atau jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan merujuk pada model Borg and Gall (2007) dan ADDIE. Model Produk yang dikehendaki dalam penelitian ini adalah sebuah model tata kelola link and match berbasis industri pada sekolah menengah kejuruan bidang teknologi dan rekayasa yang merupakan konsep pelaksanaan Praktek KerjaIndustri (Prakerin) yang kemudian disebut Model IB-LAM untuk memaksimalkan hasil pelaksanaan Prakerin dengan meningkatkan Kompetensi Keahlian/Industri siswa serta nilai employability skill dan karakter di dalamnya dengan beberapa perangkat pendukung. Penelitian ini dilakukan pada siswa yang melaksanakan prakerin pada industri di Kabupaten Pangkep. Subjek penelitian sebanyak 30 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis data pada tahap studi pendahuluan, analisis data pada tahap pengembangan model, dan analisis data pada tahap evaluasi model. Analisis kevali dan oleh ahli, analisis kepraktisan model, analisis kemenarikan model, dan analisis uji efektifitas berdasarkan hasil penerapan model. Hasil penelitian dan pengembangan dapat disimpulkan: (1) model tatakelola link and match (Pelaksanaan Prakerin) selama ini dilaksanakan cenderung tidak melalui konsep pengelolaan yang maksimal, kurangnya pembekalan yang dilakukan, kurangnya perhatian orang tua siswa, kurangnya guru bidang studi produktif (kejuruan), serta belum adanya panduan pembimbing dan metode penilaian prakerin yang sistematis dan terukur sehingga pelaksanaan prakerin berjalan tanpa memperhatikan kompetensi dan nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan selama penyelenggaraan praktek kerja industri. (2) Model IB-LAM yang dikembangkan memenuhi persyaratan kevalidan, praktis, dan menarik. (3) Hasil uji efektifitas melalui uji kompetensi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan kompetensi industri siswa sebelum dan sesudah mengikuti prakerin dengan model IB-LAM. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model tata kelola link and match (Pelaksanaan Prakerin) IB-LAM efektif dalam meningkatkan kompetensi Industri pada siswa. Kata kunci: Tata kelolaLink and Match, Kompetensi Siswa, Sekolah Menengah Kejuruan

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA > ILMU PENDIDIKAN - (S3)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 18 Jul 2018 04:03
Last Modified: 18 Jul 2018 04:03
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/9667

Actions (login required)

View Item View Item