Pengembangan Profesi Guru di Kabupaten Majene

MISBAHUDDIN, (2013) Pengembangan Profesi Guru di Kabupaten Majene. S2 thesis, PPS.

Full text not available from this repository.

Upaya pengembangan profesi guru dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui lahirnya Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Selain PMPTK terdapat pula lembaga-lembaga lain yang berkaitan dengan pengembangan profesi guru yaitu Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Karena masalah pengembangan profesi guru terlalu luas, maka ruang lingkup penelitian dibatasi dengan menfokuskan masalah penelitian pada guru – guru SMA Kabupaten Majene. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah (i)Aspek – aspek apa saja yang dikembangkan dalam pengembangan profesi guru di kabupaten Majene? (ii) Strategi apa saja yang dikembangkan dalam pengembangan profesi guru di kabupaten Majene? (iii) faktor – faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung pengembangan profesi guru di kabupaten Majene?. Tujuan penelitian ini adalah (i) Mengetahui aspek – aspek apa saja yang dikembangkan dalam pengembangan profesi guru di kabupaten Majene; (ii) Mengetahui strategi pengembangan profesi guru di kabupaten Majene; (iii) untuk mengetahui faktor - faktor penghambat dan pendukung pengembangan profesi guru di kabupaten Majene. Jenis penelitian ini adalah kualitatif metode deskriptif kualaitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumnetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) aspek – aspek yang dikembangkan dikabupaten Majene yaitu aspek pedagogik dan aspek profesional, sedangkan aspek sosial dan aspek kepribadian masih kurang dikembangkan; (ii)strategi pengembangan profesi guru di kabupaten Majene yaitu dengan program peningkatan kualifikasi pendidikan, penyetaraan dan sertifikasi, mengadakan pelatihan terintegrasi berbasis kompetensi, supervisi pendidikan, pemberdayaan MGMP, membaca dan menulis karya ilmiah, pembuatan PTK, berpartisipasi aktif dalam organisasi profesi dan mengalang kerjasama dengan teman sejawat; (iii) faktor – faktor pendukung pengembangan profesi guru di kabupaten Majene yaitu karena Majene merupakan salah satu kabupaten yang menjadi kota sentral pendidikan di Sulawesi Barat, sehingga Majene disebut kota pendidikan. Sedangkan, faktor penghambat kegiatan pengembangan profesi guru di kabupaten majene, yaituperhatian pemerintah kabupaten Majene terhadap MGMP.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Manajemen Pendidikan
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 24 Jun 2018 23:58
Last Modified: 24 Jun 2018 23:58
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/9286

Actions (login required)

View Item View Item