A COMPARATIVE STUDY ON THE TEACHING SKILLS OF THE CERTIFIED AND NON-CERTIFIED ENGLISH TEACHERS IN BANTAENG REGENCY.

DZUR RIF’AH, MAHMUDAH (2015) A COMPARATIVE STUDY ON THE TEACHING SKILLS OF THE CERTIFIED AND NON-CERTIFIED ENGLISH TEACHERS IN BANTAENG REGENCY. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
DZUR RIF’AH MAHMUDAH.doc

Download (34kB)

ABSTRACT DZUR RIF’AH MAHMUDAH. A COMPARATIVE STUDY ON THE TEACHING SKILLS OF THE CERTIFIED AND NON-CERTIFIED ENGLISH TEACHERS IN BANTAENG REGENCY. (Supervised by Baso Jabu and Syarifuddin Dollah) This research was aimed to find out: (1) the difference teaching skills between certified and non-certified English teachers and (2) the endeavors are dominantly done by certified and non-certified English teachers in developing teaching skills based on three stages of skill development. The research applied causal comparative design. Population and sample were Junior and Senior High Schools English teachers in Bantaeng Regency. The rating scale and close-ended questionnaire were used to gain the data. The data were analyzed quantitatively by using SPSS 18.0 version. The research result showed that the probability value of the English teaching skills between certified and non-certified English teachers was 0.151, while alpha was 0.05 (p = 0.151 > 0.05). It means that there wa no significant difference on the English teaching skills between certified and non-certified English teachers in Bantaeng Regency. In addition, the frequency and percentage of the dominant endeavors done by the certified and non-certified English teachers revealed that most of certified and non-certified English teachers were active in cognitive stage. In fact, there was 29 or 85.5% of 34 certified English teachers, 14 or 41.1% were active in practice stage, and 15 or 44.7% were active in evaluation stage. The same fact was revealed that 17 or 60.71% of 28 non-certified English teachers were active in cognitive stage and 3 or 10.71% were active in practice and evaluation stage in developing English teaching skill. Based on the findings, the researcher deduced that both certified and non-certified English teachers in Bantaeng Regency have no significant difference in the English teaching skills because of both English teachers have similar endeavors in developing teaching skills. ABSTRAK DZUR RIF’AH MAHMUDAH. STUDI PERBANDINGAN PADA KETERAMPILAN MENGAJAR BAHASA INGGRIS ANTARA GURU BAHASA INGGRIS TERSERTIFIKASI DAN TIDAK TERSERTIFIKASI DI KABUPATEN BANTAENG. (Dibimbing oleh Baso Jabu and Syarifuddin Dollah) Penelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) perbedaan keterampilam mengajar bahasa Inggris antara guru bahasa Inggris tersertifikasi dan tidak tersertifikasi dan (2) usaha-usaha yang dominan dilakukan oleh guru bahasa Inggris tersertifikasi dan tidak tersertifikasi dalam mengembangkan keterampilan mengajar Bahasa Inggris berdasarkan pada tiga tahap pengembangan keterampilan. Penelitian ini menggunakan desain causal comparative. Populasi dan sampel dalam penelitian ini dalah guru bahasa Inggris pada sekolah SMP dan SMA di Kabupaten Bantaeng. Angket dalam bentuk rating scale dan pertanyaan model tertutup merupakan instrumen yang digunakan untuk memeroleh data. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan bantuan SPSS 18.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai probabilitas dari keterampilan mengajar bahasa Inggris antara guru tersertifikasi dan tidak tersertifikasi adalah 0.151, sedangkan alpa adalah 0.05 (p = 0.151 > 0.05). Hal ini berarti tidak ada perbedaan signifikan pada keterampilan mengajar bahasa Inggris antara guru tersertifikasi dan tidak tersertifikasi di Kabupaten Bantaeng. Adapun usaha-usaha yang dominan dilakukan oleh guru bahasa Inggris tersertifikasi dan tidak tersertifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru bahasa Inggris tersertifikasi dan tidak tersertifikasi dominan aktif pada tahap kognitif. Hal ini terbukti dari frekuensi dan persentasi yang menunjukkan bahwa terdapat 29 atau 85.5% dari 34 guru bahasa Inggris tersertifikasi aktif pada tahap kognitif, 14 atau 41.1% aktif pada tahap praktek, dan 15 atau 44.7% aktif pada tahap evaluasi. Hal yang sama ditunjukkan bahwa terdapat 17 atau 60.71% dari 28 guru bahasa Inggris tidak tersertifikasi aktif pada tahap kognitif dan 3 atau 10.71% aktif pada tahap praktek dan evaluasi dalam mengembangkan keterampilan mengajar bahasa Inggris. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa guru bahasa Inggris tersertifikasi dan tidak tersertifikasi tidak memiliki perbedaan yang signifikan pada keterampilan mengajar bahasa Inggris disebabkan karena kedua guru tersebut memiliki usaha yang sama dalam mengembangkan keterampilan mengajar bahasa Inggris.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Bahasa Inggris
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 15 Jul 2016 00:43
Last Modified: 15 Jul 2016 00:43
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/927

Actions (login required)

View Item View Item