Increasing the vocabulary Mastery of the Second years students of SMPN 37 Makassar by using List – Group – Labelling (LGL) Strategy

Djahuri, Djahuri (2015) Increasing the vocabulary Mastery of the Second years students of SMPN 37 Makassar by using List – Group – Labelling (LGL) Strategy. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Djahuri.docx

Download (12kB)

ABSTRACT (Djahuri, 2015. Increasing the vocabulary Mastery of the Second years students of SMPN 37 Makassar by using List – Group – Labelling (LGL) Strategy(Supervised by Baso Jabu, and Abdul Halim) The objectives of the research were to find out (1)whether the second year of SMPN 37 Makassar can increase their vocabulary mastery by using LGL strategy. And (2) the students’ interest in increasing their vocabulary mastery by using LGL strategy. The research applied quasi-experimental method. The population of the research was the second year students of SMPN 37 Makassar in academic year 2014/2015. The sample was class VIII A and B, consisted of 79 students. The research used cluster random sampling. The researcher took two classes of the eight grade of SMPN 37 Makassar, as the experimental class and the control class. The experimental class was taught by using List – Group - Labelling while the control class was taught reading text. The data were collected through written test and questionnaires. The test was distributed four times for both group after applying treatment in spacing different times. The questionnaire consisted of general questionnaires for both group and specific questionnaire, for every group. The data collected through written test were analyzed by one way Anova. The result of the data showed that there was significant difference between the students’ score who were taught by LGL than reading text. It was proven by the mean score of the experimental class that was higher than control class in the pretest and posttest. The test result indicated that using of LGL Strategy significantly showed in Homogenueus SubsetsIncrease the students’vocabulary. It means that LGL strategy can retain the students’ vocabulary in short and long term. Then, analysis using Likert Scale showed that the students were interested in learning English through LGL strategy. ABSTRAK (Djahuri, 2015. Meningkatkan kosa-kata siswa kelas 2 SMPN 37 Makassar dengan menggunakan strategi Daftar-Pengelompokan dan Pelabelan. (Dibimbing oleh Baso Jabu, dan Abdul Halim,). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Apakah siswa kelas dua SMPN 37 Makassar dapat meningkatkan penguasaan kosa kata mereka melalui penggunaan strategi LGL dan, (2) Untuk mengetahui ketertarikan siswa dalam meningkatkan penguasaan kosa kata mereka melalui penggunaan strategi LGL. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII A dan B SMPN 37 Makassar tahun akademik 2014/2015. Sampel penelitian ini adalah kelas VIII A dan VIII B, yang terdiri dari 79 siswa. Penelitian ini menggunakan sampel acak klaster. Peneliti mengambil dua kelas secara acak sebagai kelas eksperimen dan kontrol. Kedua kelas diberi perlakuan yang berbeda, kelas eksperimen diajar melalui strategi LGL, sementara kelas kontrol diajar dengan teks bacaan. Data dikumpul melalui tes tertulis dan angket. Tes tulisan yang diberikan kepada siswa sebanyak empat kali termasuk pretest untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Angket terdiri dari dua jenis untuk masing – masing kelas, baik kelas eksperimen dan kelas kontrol, angket umum serta angket khusus. Data yang dikumpulkan melalui tes tertulis dan angket dianalisa melalui Anova satu akar. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan diantara nilai siswa yang diajarkan melaui strategi LGL dari pada siswa yang diajar melalui teks bacaan. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata preetest dan posttest dari kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol yang ditunjukkan oleh tabel Anova. Selain itu, hasil uji signifikan yang ditunjukkan pada Homogeneus Subsets bahwa penggunaan strategi LGL meningkatkan penguasaan kosakata siswa secara signifikan. Hal in berarti bahwa strategi LGL mampu meningkatkan kosa kata baik dalam waktu yang pendek maupun yang panjang. Kemudian, analisis dengan skala Likert menunjukkan bahwa siswa tertarik belajar Bahasa Inggris menggunakan strategi LGL.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Bahasa Inggris
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 15 Jul 2016 00:42
Last Modified: 15 Jul 2016 00:42
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/926

Actions (login required)

View Item View Item