Implementing Sense-Based Strategy in Teaching Vocabulary to the Seventh Grade Students of SMP Negeri 33 Makassar

BUDIARTI, PUTRI ULENG (2015) Implementing Sense-Based Strategy in Teaching Vocabulary to the Seventh Grade Students of SMP Negeri 33 Makassar. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
BUDIARTI PUTRI ULENG.docx

Download (17kB)

ABSTRACT BUDIARTI PUTRI ULENG 2015. Implementing Sense-Based Strategy in Teaching Vocabulary to the Seventh Grade Students of SMP Negeri 33 Makassar. (Supervised by Mansur Akil and A. Muliati). The objective of this research was to find out whether or not Sense-Based Strategy significantly enriched the students’ vocabulary mastery in terms of meaning, spelling, pronunciation and usage. This research employed quasi experimental design. The population of this research was the seventh grade students of SMP Negeri 33 Makassar, which consisted of ten classes in 2013/2014 academic year. The total number of population was 300 students. The researcher used cluster random sampling technique to take the sample. Therefore, the sample of this research consisted of one class as experimental group and one class as control group. The samples of each class were 30 students. The research data was collected by using vocabulary test to get the students’ vocabulary achievement in terms of meaning, spelling, pronunciation and usage, which were analyzed by descriptive and inferential statistics through SPSS version 20 for windows program. The findings of the research revealed that the students’ result of posttest of experimental group and the students’ result of posttest of control group were different by the mean score 67.69 > 48.50. Besides that, the mean score of experimental group in term of meaning in posttest was 74.07, the mean score of experimental group in term of spelling in posttest was 66.03, the mean score of experimental group in term of pronunciation in posttest was 59.67, and the mean score of experimental group in term of usage in posttest was 71.00. Therefore, the findings showed that the “meaning” aspect was higher than the three other aspects. In addition, the difference of both scores was statistically significant based on the t-test value at significant level 0.05 in which the probability value was lower than the significant level (0.00 < 0.05). Therefore, H1 was accepted and H0 was rejected. Furthermore, it can be concluded that the implementing the Sense-Based strategy in teaching vocabulary was significant and effective to enrich the students’ vocabulary in terms of meaning, spelling, pronunciation, and usage. ABSTRAK BUDIARTI PUTRI ULENG 2015. Implementasi Strategi Berbasis Panca Indera dalam Pengajaran Kosakata Bahasa Inggris pada Siswa kelas Tujuh di SMP Negeri 33 Makassar. (Dibimbing oleh Mansur Akil dan A. Muliati). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah strategi berbasis panca indera dapat secara signifikan meningkatkan penguasaan kosakata bahasa inggris yang meliputi makna kata, ejaan kata, pelafalan kata, dan penggunaan kata. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimental. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas tujuh di SMP Negeri 33 Makassar, yang terdiri dari 10 kelas pada tahun ajaran 2013/2014. Jumlah populasi sebanyak 300 siswa. Peneliti menggunakan teknik cluster random sampling untuk pengambilan sampel. Oleh karena itu, sampel dalam penelitian ini terdiri dari satu kelas untuk kelompok eksperimen dan satu kelas untuk kelompok control. Sampel masing-masing kelas terdiri dari 30 siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan uji kosakata untuk mendapatkan prestasi siswa dalam kosakata yang meliputi makna kata, ejaan kata, pelafalan kata, dan penggunaan kata, yang dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial melalui program SPSS versi 20 untuk Windows. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa hasil posttest siswa-siswa dari kelompok eksperimen dan hasil posttest dari kelompok control berbeda dengan skor rata-rata 67,69 > 48,50. Selain itu, nilai rata-rata posttest dari kelompok eksperimen yang meliputi aspek “meaning” adalah 74,07, nilai rata-rata posttest dari kelompok eksperimen yang meliputi aspek “spelling” adalah 66,03, nilai rata-rata posttest dari kelompok eksperimen yang meliputi aspek “pronunciation” adalah 59,67, dan nilai rata-rata posttest dari kelompok eksperimen yang meliputi aspek “usage” adalah 71,00. Oleh karena itu, peneliti menunjukkan bahwa aspek “meaning” lebih tinggi dari ketiga aspek lainnya. Selain itu, perbedaan kedua skor secara statistik signifikan berdasarkan nilai t-tes dengan taraf signifikan 0,05 dimana nilai probabilitas lebih rendah daripada tingkat signifikan (0,00 < 0,05). Oleh karena itu, H1 diterima dan H0 ditolak. Selain itu dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan strategi berbasis panca indera dalam pengajaran kosakata signifikan dan efektif untuk memperkaya kosakata siswa yang meliputi aspek makna kata, ejaan kata, pelafalan kata, dan penggunaan kata.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Bahasa Inggris
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 15 Jul 2016 00:41
Last Modified: 15 Jul 2016 00:41
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/925

Actions (login required)

View Item View Item