Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Siswa Kelas X1 MA DDI Alliritengae Kabupaten Maros

NURAENI, NURAENI (2013) Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Siswa Kelas X1 MA DDI Alliritengae Kabupaten Maros. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
NURAENI.docx

Download (464kB)

ABSTRAK NURAENI. “Peningkatan Kemampuan Menulis Karangan Argumentasi Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Siswa Kelas X1 MA DDI Alliritengae Kabupaten Maros.” Tesis dibimbing oleh Muhammad Saleh dan Azis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) peningkatan perencanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi melalui model pembelajaran berbasis masalah(problem based learning) siswa kelas X1 DDI AlliritengaeKabupaten Maros; 2) pelaksanaan pembelajaran menulis karangan argumentasi melalui model pembelajaran berbasis masalah(problem based learning) siswa kelas X1 DDI AlliritengaeKabupaten Maros; 3) peningkatan hasil pembelajaran menulis karangan argumentasi melalui model pembelajaran berbasis masalah(problem based learning) siswa kelas X1 DDI AlliritengaeKabupaten Maros. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Adapun sumber data penelitian adalah 1 guru bahasa Indonesia kelas X dan siswa kelas X1dengan jumlah siswa 31, terdiri atas 9 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Teknik pegumpulan data yang dilakukan adalah observasi aktivitas guru dan siswa serta tugas menulis karangan argumentasi. Data perencanaan dan pelaksanaan dianalisis secara deskriptif kualitatif, sedangkan data hasil menulis karangan argumentasi dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap: 1) perencanaan kegiatan pembelajaran memenuhi standar untuk digunakan, langkah-langkah pembelajaran problem based learning dalam rancangan kegiatan telah terakumulasi dengan sangat baik. 2) aktivitas guru dan siswa pada setiap pertemuan mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada aktivitas gurusiklus I dengan kategori baik dan siklus II dengan kategori sangat baik sedangkan aktivitas siswa dari setiap pertemuan siklus I dan siklus II mengalami peningkatan persentase. 3) Hasil pembelajaran menulis karangan argumentasi melalui model pembelajaran problem based learning mengalami peningkatan. Hal ini ditunjukkan pada siklus I nilai rerata siswa 77,15 dengan kategori (B) yaitu sebanyak 1 (3%)siswamemeroleh nilai pada kategori sangat baik, sebanyak 18 (58%) siswamemeroleh nilai pada kategori baik, sebanyak 12 (39%) siswamemeroleh nilai pada kategori cukup dan tidak ada (0%) siswa memeroleh nilai pada kategori kurang.Pada siklus II perolehan nilai rerata 87 dengan kategori (A) yaitu sebanyak 18 (58%) siswamemeroleh nilai pada kategori sangat baik, sebanyak 13 (42%) siswamemeroleh nilai pada kategori baik, tidak ada (0%) siswamemeroleh nilai pada kategori cukup dan kurang. Jadi, dapat disimpulkan bahwa perolehan nilai rerata siswa pada siklus II telah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan yaitu 75.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: ILMU PENDIDIKAN > Pendidkan
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 14 Jul 2016 00:59
Last Modified: 15 Jul 2016 02:17
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/894

Actions (login required)

View Item View Item