Proses pembuatan patung Pahlawan Nasional Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng di Kabupaten Takalar karya Amrullah Syam,

Affandi, Ahmad (2013) Proses pembuatan patung Pahlawan Nasional Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng di Kabupaten Takalar karya Amrullah Syam,. S1 thesis, FSD.

[img] Text
bab 1.docx

Download (23kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang proses pembuatan patung Pahlawan Nasional Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng di Kabupaten Takalar karya Amrullah Syam. Pengumpulan data dilakukan dengan empat instrument yaitu Observasi, Kajian pustaka, Dokumentasi, dan Wawancara. Penelitian ini bersifat deksriptif dengan tujuan untuk memperoleh data yang akurat mengenai 1) keberadaan sosok patung monumen. 2) proses pembuatan patung monumen. 3) alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan patung monumen. 4) faktor penunjang dan penghambat dalam proses pembuatan patung monumen. Penelitian memaparkan data yang diperoleh secara rinci. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) keberadaan sosok Patung Pahlawan Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng karya Amrullah Syam merupakan pembangunan kehidupan kebangsaan di daerah Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Takalar yang dapat memperindah kota dan juga merupakan sebagai ikon Kecamatan Polongbangkeng serta sebagai penghargaan kepada masyarakat veteran pejuang (Laskar Lipang Bajeng). 2) proses pembuatan patung monumen diawali dengan membuat perencenaan dan dilanjutkan dengan melakukan foto model. Setelah itu masuk pada tahap pengukuran atau perangkaan dengan ukuran skala 1 : 8 karena tinggi patung yang dikehendaki adalah 6,8 meter dan dilanjutkan dengan pemasangan pustek kedua dan rangka patung bagian bawah. Setelah itu dilakukanlah pengecoran pustek kedua dan rangka patung bagian bawah. Saat pengecoran berlangsung, diadakanlah pemasangan rangka bagian atas dan dilanjutkan pembuatan global patung rangka bagian bawah. Setelah itu proses pemelesteran rangka bagian atas dan dilanjutkan dengan pembuatan globalnya. Setelah pembentukan global, kemudian masuk pada tahap penyelesaian akhir. 3) alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan patung monumen adalah alat berupa: gergaji besi, kunci besi, kunci kawat beton, gunting seng, tang, drum pengaduk, drum penampungan air, ember, sekop, sendok semen, linggis, pisau palet, pisau cungkil/pinset, meter kain, gergaji kayu, ladung, katrol, tali, setelen bambu, amplas, kamera dan computer sedangkan bahan yang digunakan adalah: semen, pasir, kerikil, air, besi beton, kawat beton, kawat ram nyamuk, kawat ram ayam/kawat jala dan cat. 4) faktor penunjang yaitu: sumber daya manusia, kelengkapan foto objek, keluarga objek masi ada, alat dan bahan, tersedianya air yang terus mengalir, dan lancarnya dana awal. Sedangkan faktor penghambat adalah tidak bersahabatnya cuaca, posisi yang layak karena dikerjakan di atas pustek yang telah tersedia, dan pembuatan patung bagian atas yang memiliki ketinggian. Dari hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam proses pembuatan patung monumen Pajonga Daeng Ngalle Karaeng Polongbangkeng karya Amrullah Syam diperlukan pemikiran yang sistematis dan memerlukan alat dan bahan tertentu. Kesadaran mahasiswa dalam apresiasi seni patung masih kurang.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS SENI DAN DESAIN > Pendidikan seni Rupa
Divisions: FAKULTAS SENI DAN DESAIN
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 24 May 2018 06:23
Last Modified: 24 May 2018 06:23
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/8903

Actions (login required)

View Item View Item