Analisis Tindak Tutur Imperatif Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 11 Bulukumba. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

SUNARTI, SUNARTI (2017) Analisis Tindak Tutur Imperatif Guru dan Siswa dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 11 Bulukumba. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar. S2 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
JURNAL TESIS SUNARTI.docx

Download (55kB)

Tindak tutur adalah tindakan-tindakan yang ditampilkan lewat tuturan.Penelitian ini bertujuan: (1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur imperatif guru dan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMAN 11 Bulukumba; (2) mendeskripsikan makna tindak tutur imperatif guru dan siswa dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMAN 11 Bulukumba; (3) mendeskripsikan acuan dalam mengukur kesantunan guru dan siswa dalam bertindak tutur imperatif dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMAN 11 Bulukumba . Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Data penelitian ini adalah berupa tuturan guru dan siswa dalam kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik rekaman dan tulis. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data mentah dari hasil rekaman dan hasil mencatat; transkripsi data dari hasil rekaman dan hasil catatan; data diidentifikasi berdasarkan bentuk atau wujud tindak tutur imperatif, makna tindak tutur imperatif, dan acuan kesantunan tindak tutur imperatif; penyajian data melalui hasil rekaman dan catat; analisis data melalui interpretasi data; dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat empat bentuk tindak tutur yang digunakan oleh guru dan siswa yaitu bentuk tindak tutur imperatif biasa, pemberian izin, ajakan, dan suruhan. Namun, yang dominan atau yang sering dituturkan oleh guru maupun siswa adalah bentuk tindak tutur imperatif biasa, yang terdiri atas dua puluh tuturan. (2) terdapat delapan makna tindak tutur imperatif yaitu makna imperatif perintah, desakan, imbauan, persilaan, larangan, mengizinkan, harapan, dan umpatan. Namun, yang sering dituturkan oleh guru maupun siswa adalah imperatif perintah yang terdapat tiga puluh satu tuturan. (3) Kesantunan guru dan siswa dalam bertindak tutur imperatif dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia ditinjau dari tiga acuan yaitu panjang pendek tuturan, urutan tuturan, dan ungkapan penanda kesantunan. Kata kunci: kajian pragmatik, tindak tutur imperatif.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > BAHASA INDONESIA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 24 May 2018 03:18
Last Modified: 24 May 2018 03:18
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/8860

Actions (login required)

View Item View Item