Hubungan antara rasa bersalah dengan pemaafan diri pada narapidana di Lembaga pemasyarakatan Klas I Makassar

Ikhsan, Muhammad (2017) Hubungan antara rasa bersalah dengan pemaafan diri pada narapidana di Lembaga pemasyarakatan Klas I Makassar. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
BAB I.docx

Download (41kB)

Rasa bersalah merupakan salah satu emosi yang membuat narapidana melakukan pemaafan diri dalam menjalani proses hukuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa bersalah dengan pemaafan diri pada narapidana di lembaga pemasyarakatan Klas I Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian ini berjumlah 60 narapidana dewasa dengan kasus pencurian dan kekerasan fisik di Lapas Klas I Makassar. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala rasa bersalah (α = 0,811 ) yang mengacu pada teori Perdighe dan skala pemaafan diri (α = 0,802 ) yang mengacu pada teori Enright. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data uji korelasi rho Spearmandengan menggunakan bantuan SPSS 22.00 for windows.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai korelasi antara rasa bersalah dengan pemaafan diri yaitu sebesar 0,614 dengan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien korelasi tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan antara rasa bersalah dengan pemaafan diri pada narapidana di lapas Klas I Makassar, sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi rasa bersalah maka semakin tinggi pemaafan diri narapidana dalam menjalani proses hukuman di Lapas Klas I Makassar. Peningkatan pemaafan diri pada narapidana dapat menjadi suatu alternatif dalam penanganan dan pengelolaan masalah narapidana. Kata Kunci : Rasa Bersalah, Pemaafan Diri, Narapidana

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: PSIKOLOGI
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 17 May 2018 06:40
Last Modified: 17 May 2018 06:40
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/8635

Actions (login required)

View Item View Item