KOMUNITAS OTAKU DI MAKASSAR 2007-2014

PRAYUDA, A.ANGGA (2015) KOMUNITAS OTAKU DI MAKASSAR 2007-2014. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
BAB I.docx

Download (31kB)

Jepang merupakan salah satu negara pengekspor budaya pop dunia yang terbesar selain K-POP dari korea selatan atau Budaya Punk dari Amerika Serikat. Anime, manga, mode, film, permainan, musik adalah budaya pop Jepang yang mampu di sambut dengan hangat di seluruh dunia, terutama di negara-negara Asia yang lain. Pemuda Jepang yang gemar menciptakan trend baru, mampu mempengaruhi mode dan trend dunia internasional. Pengaruh budaya tersebut, menjadikan Jepang sebagai sentral dari kebudayaan dari timur. Dari kegemaran masyarakat terhadap budaya pop tersebut memunculkan budaya pop lainnya, yang dikenal dengan nama budaya Otaku. Otaku adalah istilah atau sebutan dalam bahasa Jepang yang dipakai untuk orang yang tergila-gila pada budaya visual modern Jepang, seperti : manga (Komik Jepang), anime(Vidio Animasi Jepang), game, cosplay, dan lain-lain. Kata otaku sendiri berarti rumahmu atau kamu dan mempunyai konotasi formal. Istilah otaku mulai muncul pada tahun 1983, setelah dipopulerkan oleh jurnalis Akio Nakamori dalam artikelnya berjudul Otaku no kenkyuu yang diterbitkan majalah Manga Burikko. Ia menyebut fans atau penggemar anime sebagai otaku-zoku (generasi otaku) dan menulis bahwa otaku itu anti sosial, tertutup dan aneh . walaupun mereka tertutup dari masyarakat pada umumnya akan tetapi mereka juga tidak ingin sendirian dan tetap berjalan dalam lingkaran kelompok mereka untuk berbagi hobi yang sama, karena pada dasarnya masyarakat Jepang menganut paham masyarakat kelompok (shuudan shugi).

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sejarah
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 11 May 2018 05:51
Last Modified: 11 May 2018 05:51
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/8515

Actions (login required)

View Item View Item