Responsivitas Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang

Basra, Basra (2015) Responsivitas Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang. S3 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
BASRA.doc

Download (40kB)

ABSTRAK BASRA 2015. Responsivitas Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang. (Dibimbing oleh Promotor Suratman serta Ko-promotor Rifdan dan Andi Ihsan). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis lebih jelas tentang: (1) Penerapan prinsip responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang; (2) Faktor-faktor determinan terhadap responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang; (3) Alternatif model responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode penelitian yaitu jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, didukung oleh instrumen penelitian lain seperti: pedoman observasi, pedoman wawancara, dan catatan dokumen. Teknik analisa data dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan proses analisa data dengan model interaktif dari Miles and Huberman dengan langkah-langkah sebagai berikut: a) data condensation, b) data display, dan c) data conclution drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan prinsip responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang sudah direspon dengan baik dalam pelaksanaannya. Hal ini ditunjukkan dengan: a) sikap aparat birokrasi dalam merespon keluhan masyarakat pengguna jasa sudah menunjukkan sikap yang positif, menerima dan merespon keluhan dengan ramah serta komitmen terhadap kebersihan, kebersamaan, dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan kesehatan, b) tindakan aparat birokrasi dalam merespon keluhan masyarakat pengguna jasa khususnya terkait dengan perencanaan sudah di respon dengan baik, akan tetapi terkait dengan pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi belum terlaksana secara maksimal, c) responsivitas aparat birokrasi untuk melibatkan dan memberdayakan masyarakat pengguna jasa memberikan dampak positif terhadap kinerja aparat birokrasi dan berimplikasi dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan gratis secara efektif; (2) Faktor determinan terdiri dari: standar dan sasaran kebiajakan/ukuran dan tujuan kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antar organisasi, disposisi atau sikap para pelaksana, serta lingkungan sosial, ekonomi, dan politik merupakan faktor yang sangat menentukan keberhasilan responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan; (3) Alternatif model responsivitas birokrasi dalam implementasi kebijakan pelayanan kesehatan gratis di Kabupaten Sidenreng Rappang dengan melalui beberapa dimensi yang menjadi pengembangan indikator responsivitas pelayanan publik, yaitu keramahan, kebersihan, kerjasama dan, kedisiplinan aparat birokrasi dalam merespon keluhan masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan yang responsif. Kata Kunci: Responsivitas, Birokrasi, Implementasi Kebijakan. ABSTRACT BASRA 2015. The Responsiveness of Bureaucracy in Implementing Free Health Care Service in Sidenreng Rappang Regency. (Supervised by Promotor Suratman and Co-promotor Rifdan and Andi Ihsan) The purpose of this research is to find out and further analyze about: (1) the implementation of bureaucracy responsiveness principle in implementing free health care service in Sidenreng Rappang regency; (2) Determining factors in bureaucracy responsiveness in implementing the free health care service in Sidenreng Rappang regency; (3) Alternative bureaucracy responsiveness model in implementing free health care service policy in Sidenreng Rappang regency. This research employed qualitative research with phenomenology approach. The research uses main and supporting research instruments. The main research instrument is the researcher per se, while the supporting research instruments are observation guidance, interview guidance, and other relevant additional documents. The data analysis uses descriptive analysis technique and the process of data analysis uses Miles and Huberman interactive model which goes through the following sequences: a) data condensation, b) data display, and c) data conclusion drawing/verification. The result of this research concludes that: (1) The implementation of bureaucracy responsiveness principle in implementing free health care service in Sidenreng Rappang Regency is not fully optimal. The evidences are: a) health official apparatus attitude toward the implementation of the principle is friendly, committed to cleanliness, togetherness, and disciplines in providing health service, b) bureaucracy apparatus service in responding user complaints related to activity plan is responded well, but related to implementation, monitoring and evaluation of the program is still not well executed/less responsive in executing and evaluating the program, c) involvement/empowerment of the service users, including participative program from all stakeholders positively and effectively impact bureaucracy working performance in implementing free health care service policy; (2) Determining factors are: standard and target policy/benchmark and purpose of the policy, resource, organization characteristic, inter organization communication, disposition/attitude of the bureaucracy apparatus, and social, economic, and politic environment. All of them are the factors that influence the success of bureaucracy responsiveness principle in implementing free health care service; (3) Alternative bureaucracy responsiveness model in implementing free health care service in Sidenreng Rappang regency based on some aspects is a development indicator of public service responsiveness that covers friendliness, cleanliness, togetherness, and disciplines of the bureaucracy apparatus in responding society complaints through the implementation of responsive activities. Keywords: Responsiveness, Bureaucracy, Policy Implementation.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 12 Jul 2016 01:35
Last Modified: 12 Jul 2016 01:35
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/827

Actions (login required)

View Item View Item