“Interferensi Morfologi Bahasa Bugis dalam Penggunaan Bahasa Indonesia oleh Guru dan Siswa dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Daerah Kelas IX SMP Negeri 1 Mattiro Bulu”.

Rasyid, Astina (2017) “Interferensi Morfologi Bahasa Bugis dalam Penggunaan Bahasa Indonesia oleh Guru dan Siswa dalam Interaksi Belajar Mengajar Bahasa Daerah Kelas IX SMP Negeri 1 Mattiro Bulu”. S1 thesis, FBS.

[img]
Preview
Text
3.pdf

Download (131kB) | Preview

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk interferensi morfilogis bahasa Bugis terhadap penggunaan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh guru dan siswa dalam interaksi belajar mengajar bahasa Indonesia kelas IX SMP Negeri 1 Mattiro Bulu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang semata-mata berdasarkan fakta yang ada dalam hal ini memaparkan bentuk-bentuk kesalahan berbahasa terkhusus bahasa Bugis yang menimbulkan interferensi terhadap penggunaan bahasa Indonesia oleh penutur dwibasawan, baik oleh guru maupun siswa kelas IX SMP Negeri 1 Mattiro Bulu sebanyak 35 orang siswa. Data dalam penelitian ini adalah pernyataan guru dan siswa berupa percakapan yang mengandung interferensi kebahasaan, dan sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan siswa yang terlibat dalam proses belajar mengajar.tehnik pengumpulan data yang di gunakan adalah teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Keseluruhan data yang diperoeh kemudian dianalisis melalui beberapa tahap: Mengumpulkan data; (1) Mengindentifikasi data yang mengandung interferensi kebahasaan.(2) Mengklasifikasikan tuturan yang mengandung interferensi morgologi.(3) Mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk-bentuk interferensi morfologi. (4) Membuat kesimpulan sebagai hasil temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembelajaran bahasa daerah kelas IX SMP Negeri 1 Mattiro Bulu, guru dan siswa sering kali melakukan kesalahan dalam berbahasa sehingga menimbulkan interferensi bahasa Bugis dalam penggunaan bahasa Indonesia. Bentuk-bentuk Interferensi morfologis yang dilakukan oleh guru berupa penggunaan proklitik na-, penggunaan enklitik –mi, enklitik –pi, enkilitik –ji, enklitik –ki, enklitik –ga, enklitik –je, dan penggunaan enklitik –i. Sedangkan bentuk-bentuk interferensi morfologis yang dilakukan oleh siswa berupa penggunaan proklitik taq-, proklitik na-, enklitik –ji, enklitik –je, enklitik –mi, enklitik –pi, enklitik –ki, enklitik –ko, enklitik –ka, dan penggunaan enklitik-i.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pend. Bahasa dan Sastra Daerah
Divisions: Dewey Decimal Classification > FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 30 Apr 2018 03:24
Last Modified: 30 Apr 2018 03:24
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/8245

Actions (login required)

View Item View Item