Model Asesmen Autentik Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini

Rika Kurnia, rifai (2013) Model Asesmen Autentik Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Rivai, Rika Kurnia.docx

Download (14kB)

ABSTRAK RIKA KURNIA RIVAI. 2013. Model Asesmen Autentik Dalam Pembelajaran Anak Usia Dini (dibimbing oleh Sulaiman Samad dan Muhammad Anas). Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengetahui gambaran kebutuhan, gambaran hipotetik, dan gambaran operasional model asesmen autentik, sehingga dapat menghasilkan model asesmen autentik berupa buku pedoman yang memenuhi kriteria kevalidan, efektif dan praktis serta dapat digunakan untuk pedoman asesmen secara paten di TK Aisyiyah Lambara Palu yang telah disesuaikan dengan indikator/aspek perkembangan yang termuat dalam buku laporan pribadi peserta didik, berdasarkan penilaian validator dan pengamat sehingga model tersebut dapat digunakan. Pendekatan dan jenis penelitiannya mengacu pada model pengembangan ADDIE yang muncul pada tahun 1990-an yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda yang terdiri dari 5 tahap pengembangan yaitu; 1. Analysis (analisa), 2. Design (disain/perancangan), 3. Development (pengembangan), 4. Implementation (implementasi/eksekusi), 5. Evaluation (evaluasi/ umpan balik). Dari 5 tahap pengembangan ADDIE peneliti hanya melakukan tiga tahapan pengembangan, yaitu Analisis, Desain, dan Pengembangan untuk menghasilkan sebuah model asesmen autentik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi untuk mendapatkan informasi dari guru dan kepala sekolah tentang asesmen yang digunakan, memberikan angket kepada guru berupa pertanyaan atau pernyataan sebagai kebutuhan akan model asesmen, dan melakukan wawancara langsung untuk menggali apakah asesmen autentik dapat diterima dan diterapkan pada sekolah TK Aisyiyah Lambara Palu sebagai pedoman penilaian guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model asesmen autentik berupa buku panduan layak untuk digunakan dengan melalui uji validator ahli dan divalidasi menggunakan rumus Grogery dengan kriteria kevalidan (>75% atau 0,75). Uji kevalidan Rencana Kegiatan Harian memperoleh hasil yaitu 0,882. Uji kevalidan Analisis Kebutuhan yaitu 0,888. Uji kevalidan Buku Pedoman yaitu 0,92. Uji kevalidan wawancara guru dengan nilai 0,888. Dan Uji kevalidan angket respon guru adalah 0,818. Sehingga semua aspek masuk kategori valid. Hasil wawancara dan angket respon guru menunjukkan bahwa mereka membutuhkan model tersebut, dimana guru akan lebih mudah dalam melakukan penilaian pada anak didik dan dinyatakan efektif untuk dilakukan dikalangan lingkungan sekolah mereka setelah diterapkan ke peserta didik dan hasil dari kedua respon guru memperoleh skor 100% dimana merespon positif suatu model jika memperoleh hasil diatas 80%. Kesimpulannya. Adanya pedoman penilaian yang memiliki komponen fisosofi dan operasional yang telah diuji kevalidan isi dan empiriknya sehingga dapat dijadikan sebagai acuan penilaian guru.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: ILMU PENDIDIKAN > Pendidkan
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 28 Jun 2016 05:16
Last Modified: 28 Jun 2016 05:16
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/805

Actions (login required)

View Item View Item