Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dengan Metode Resitasi Pada Materi Gerak Untuk Siswa Kelas VIII SMP Negeri 36 Bulukumba

SRINOVIANTI, SRINOVIANTI (2015) Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) dengan Metode Resitasi Pada Materi Gerak Untuk Siswa Kelas VIII SMP Negeri 36 Bulukumba. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
BAB 1.docx

Download (25kB)

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yaitu pengembangan perangkat pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) dengan metode resitasi pada materi gerak untuk siswa kelas VIII SMP negeri 36 Bulukumba dengan tujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran (RPP, Buku Peserta Didik, LKPD) yang berkarakteristik pembelajaran kooperatif tipe think pair sahare dengan metode resitasi pada materi gerak untuk siswa kelas VIII memenuhi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan metode Resitasi ini mengacu pada model pengembangan 4-D, yang terdiri dari 4 tahapan yaitu pendefinisian (define), Perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (dessiminate). Hasil Pengembangan perangkat pembelajaran kooperatif tipe TPS dengan metode resitasi pada materi Gerak untuk siswa kelas VIII yang memenuhi kevalidan, kepraktisan, dan keefktifan, menunjukkan bahwa (1) data kevalidan perangkat pembelajaran diperoleh dari penilaian ahli dan praktisi, meliputi: RPP secara umum dinyatakan valid, Buku Peserta Didik secara umum dinyatakan sangat valid, LKPD secara umum dinyatakan sangat valid, (2) data kepraktisan perangkat pembelajaran diperoleh dari hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan perangkat pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan metode resitasi, nilai rata-ratanya (M = 3,84 ) dikategorikan sangat baik. (3) data keefektifan perangkat pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan metode resitasi diperoleh dari hasil pengamatan terhadap: (1) hasil belajar peserta didik dengan persentase ketuntasan total 100% , artinya hasil belajar peserta didik memenuhi sayarat ketuntasan individual yaitu minimal 78 dan ketuntasan secara klasikal minimal ≥ 85% dari nilai KKM 78. (2) ketercapaian waktu ideal untuk 8 indikator aktivitas peserta didik, terutama pada indikator 3 (think dan resitasi), 4 (Pair), 5 (share). (3) kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan metode resitasi dengan nilai rata-rata (KG = 12,50%) dikategorikan tercapai . (4) respon peserta didik terhadap perangkat pembelajaran: Buku peserta didik (sangat positif = 46,15%, positif = 53,85% dan negatif = 0%), LKPD (sangat positif = 19,23%, positif = 80,77% dan negatif = 0%), dan Respon terhadap pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe think pair share dengan metode resitasi (sangat positif = 11,54%, positif = 80,77%, dan negatif = 7,69%). Kata kunci: Pembelajaran, Tipe Think Pair Share, Resitasi, Gerak

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > FISIKA (S2)
PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 24 Apr 2018 03:16
Last Modified: 24 Apr 2018 03:16
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7934

Actions (login required)

View Item View Item