Pengembangan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Komputer melalui Scaffolding untuk Meningatkan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama

ARAFAH, MUHAMMAD (2015) Pengembangan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Komputer melalui Scaffolding untuk Meningatkan Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama. S3 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
DISERTASI LENGKAP (SEPT. 2015).docx

Download (34MB)

ABSTRAK Model pembelajaran interaktif berbasis komputer melalui scaffolding (Model PIBK-scaffolding) dikembangkang dengan latar belakang berbagai permasalahan pendidikan terutama kemandirian dan hasil belajar siswa masih rendah, waktu yang seharusnya digunakan oleh siswa untuk belajar di rumah sepulang sekolah lebih banyak digunakan untuk bermain dengan memanfaatkan komputer. Permasalahan yang diajukan dalam disertasi ini adalah “bagaimana kemandirian belajar siswa sekolah menengah pertama sebelum penerapan model PIBK-scaffolding?, bagaimana model PIBK-scaffolding yang valid, dan praktis? dan apakah model PIBK-scaffolding efektif untuk meningkatkan kemandirian dan hasil belajar siswa sekolah menengah pertama?. Model PIBK-scaffolding dikembangkan berdasarkan alur pengembangan Plomp, yaitu (1) investigasi awal, (2) disain, (3) realisasi, (4) tes, evaluasi, dan revisi serta 5) implementasi. Komponen model merujuk pada Arends dan kriteria kualitas model merujuk pada Nieveen. Subyek uji coba adalah siswa kelas VII A dan VII B SMP Negeri 1 Sengkang Kabupaten Wajo tahun pelajaran 2013/2014. Data kevalidan model diperoleh melalui instrument validasi model dan perangkat pembelajarannya. Data kepraktisan model diperoleh melalui instrument keterlaksanaan model, keterlaksanaan pembelajaran, respon siswa, dan respon guru. Data keefektifan model diperoleh melalui instrument tes hasil belajar, kemandirian belajar, dan aktivitas belajar baik aktivitas belajar secara tatap muka maupun aktivitas belajar secara online. Hasil pengembangan diperoleh model PIBK-scaffolding yang terdiri dari 6 fase, yaitu (1) motivasi dan penyampaian tujuan, (2) pengorganisasian siswa (3) eksplorasi (4) rekonstruksi (5) presentasi dan komunikasi, dan (6) refleksi dan negosiasi. Berdasarkan aspek validitasnya, model PIBK-Scaffolding ditinjau dari komponen penyusunnya, pelaksanaan pembelajaran, lingkungan belajar, tugas-tugas pengelolaan, evaluasi, perangkat pembelajaran dan instrumennya termasuk dalam kategori valid. Berdasarkan aspek kepraktisan, model PIBK-scaffolding bersifat praktis ditinjau dari keterlaksanaan model dan pengelolaan pembelajarannya. Berdasarkan aspek keefektifan model PIBK-scaffolding bersifat efektif ditinjau dari aspek kemandirian belajar, hasil belajar, dan waktu belajar. Kata Kunci : Model PIBK-scaffolding, Kemandirian belajar, Hasil Belajar

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA > ILMU PENDIDIKAN - (S3)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 23 Apr 2018 06:25
Last Modified: 23 Apr 2018 06:25
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7864

Actions (login required)

View Item View Item