Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siswa Kelas XI-IPA SMAN 1 Sinjai Tengah (Materi Pokok Laju Reaksi)”

Irsyam, Irsyam (2015) Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siswa Kelas XI-IPA SMAN 1 Sinjai Tengah (Materi Pokok Laju Reaksi)”. S2 thesis, Universitas Negeri Makassar.

[img] Text
Irsyam,.docx

Download (17kB)

ABSTRAK Irsyam, Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Siswa Kelas XI-IPA SMAN 1 Sinjai Tengah (Materi Pokok Laju Reaksi)” (dibimbing oleh Netti Herawati dan Sumiati Side). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atas dua siklus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa klas XI-IPA SMAN 1 Sinjai Tengah Kabupaten Sinjai sejumlah tiga puluh tiga orang. Data tentang aktivitas siswa dan aktivitas guru dikumpulkan dengan lembar lembar instrumen observasi, dan data mengenai respon siswa tentang pembelajaran berbasis masalah menggunakan angket. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik analais data kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah kimia siswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan indikator yang digunakan adalah (1) kemampuan mengidentifikasi masalah secara tertulis, (2) kemampuan merencanakan menyelesaikan masalah, (3) kemampuan melaksanakan penyelesaian masalah dan (4) kemampuan merefleksi kembali penyelesaian. Dengan nilai masing-masing indikator dari nilai kemampuan memecahkan masalah yang diperoleh dari hasil tes setiap siklus, mengalami peningkatan hingga mencapai atau melampaui KKM, yaitu N≥70, kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh aktifitas siswa mencapai kriteria ideal dan didukung oleh kemampuan guru mengelola pembelajaran yang minimal berada pada kategori tinggi, dan respon siswa terhadap kegiatan proses belajar mengajar yang dialaminya, mencapai lebih dari 50% siswa memberikan respon positif terhadap minimal 80% dari jumlah aspek yang ditanyakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran kimia melalui model pembelajaran berbasis masalah, dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, hingga mencapai atau melampaui KKM, (2) pembelajaran kimia melalui pendekatan pemecahan masalah dengan menerapkan model pembelajaran berbasis masalah, dapat meningkatkan kualitas proses belajar kimia siswa yang ditunjukkan oleh aktivitas siswa mencapai kriteria ideal, (4) respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dialaminya mencapai rata-rata 92,42% . ABSTRACT IRSYAM. 2012. Improvemant of Problem Solving Competence through problem-based Learning Model of Grade XI of Science Students at SMAN 1 Central Sinjai Tengah (A Reaction Rate Subject)(supervised by Netti Herawati and Sumiati Side). The study is a classroom action research which consists of two cycles with descriptive qualitative approach. The subjects of the study were 33 students of grade XI of Science at SMAN 1 of Central Sinjai in Sinjai District. Data on students and tearchers’activities were collected by using observation sheet instrument and data on students’ responses conserning problem-based learning were collected by employing questionnaire. Those data were analyzed by employing qualitative data analyisis teacnique. The Study aims at improving students’ problem solving competence on Chemistry through problem-based learning with several indicator: (1) competence in identifying the prblems in written form, (2) competence in planning to solve the problems, (3) competence in impelenting problem silving, and (4) competence in reflecting the problem solving. The score of each indicator of problem solving competence which is obtained from the result of each cycle which has improvement should achieve or pass the KKM of N≥70, the quality of learning process showed by students’ activities achieved the ideal criteria and supported by teachers’competence in managing the learning which was in high category minimally, and students’ responses on the teaching and learning process achieved more than 50% that provided positive responses toward 80% minimally from the aspects questioned. The results of the study reveal that (1) learning Chemistry through problem-based learning model can improve problem solving competence and achieve or pass sthe KKM, (2) learning Chemistry through problem solving approach by applying problem-based learning model can improve students’ quality in learning Chemistry shown by students’ activities which achieved the ideal criteria, (4) students’ responses on learning activities achieved 92,42% in average.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > ADMINISTRASI PENDIDIKAN - (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 28 Jun 2016 03:09
Last Modified: 15 Nov 2016 03:01
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/773

Actions (login required)

View Item View Item