Perbandingan Struktur Cerita antara Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Hamka dan Lafaz Cinta Karya Sinta Yudisia: Suatu Analisis Intertekstual Julia Kristeva”.Skripsi. Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar

ANNISA, NUR (2017) Perbandingan Struktur Cerita antara Novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Hamka dan Lafaz Cinta Karya Sinta Yudisia: Suatu Analisis Intertekstual Julia Kristeva”.Skripsi. Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia, Universitas Negeri Makassar. S1 thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
BAB I.docx

Download (23kB)

Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kata dan kalimat yang mengungkapkan struktur cerita dan hubungan intertekstual antara novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Hamka dan Lafaz Cinta Karya Sinta Yudisia. Sumber data penelitian ini adalah novel Di Bawah Lindungan Ka’bah Karya Hamka yang merupakan cetakan ke-32 yang diterbitkan pada tahun 2014 oleh PT Bulan Bintang dan Lafaz Cinta karya Sinta Yudisia yang merupakan cetakan ketiga yang diterbitkan pada tahun 2007 oleh PT Mizan Pustaka. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik membaca, mencatat, dan pembuatan korpus data. Hasil penelitian menemukan bahwa struktur cerita kedua novel tersebut sangat menarik dan unik. Hal ini dibuktikan pada novel pertama, yaitu Di Bawah Lindungan Ka’bah karya HAMKA adanya tema tentang kisah cinta yang tak sampai hanya karena perbedaan status sosial; karakter yang tampak pada novel ini, yaitu penyabar, penyayang, penolong, saleh, dermawan, dan setia; latar yang melingkupi dalam novel ini, yaitu Kota Padang, Padang Panjang, dan Mekkah dengan penggambaran suasana yang bervariasi; alur yang terdapat pada novel ini berupa alur sorot balik atau flash back; sudut pandang yang digunakan, orang pertama-sampingan. Novel selanjutnya, yaitu Lafaz Cinta karya Sinta Yudisia, pengarang menggambarkan adanya tema tentang kisah cinta yang sudah lama terjalin namun harus terpisahkan hanya karena perjodohan; karakter yang tampak pada novel ini, yaitu penyabar, pemberani, jujur, penolong, setia, dan rela berkorban; latar yang melingkupi dalam novel ini, yaitu Jakarta, Groningen, dan Makkah dengan penggambaran suasana yang bervariasi; alur yang terdapat pada novel ini, yaitu alur campuran; sudut pandang yang digunakan, orang ketiga-tidak terbatas. Hubungan intertekstual antara novel Di Bawah Lindungan ka’bah karya HAMKA dan Lafaz Cinta karya Sinta Yudisia adalah adanya persamaan dan perbedaan. Persamaan kedua novel tersebut terletak pada beberapa unsur, yaitu karakter beberapa tokoh dan latar. Perbedaan kedua novel terletak pada beberapa unsur, yaitu karakter beberapa tokoh, alur, tema, dan sudut pandang. Ada pun kesejajaran, perbandingan, dan pengontrasan pada kedua novel ini. Adanya kesejajaran pembentukan tokoh antara kedua novel ini, yaitu masing-masing memilki tokoh penting dan nilai-nilai agama. Ada pun perbandingan kedua novel ini, yaitu dari segi bahasanya, tokoh utamanya, dan akhir cerita yang disajikan oleh pengarang. Ada pula pengontrasan pada kedua novel ini, yaitu mengenai proses surat menyurat dan masalah perjodohan. Kata kunci: Intertekstual, struktur cerita, dan novel.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pendidikan Bahasa dan sastra Bahasa Indonesia
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 18 Apr 2018 03:58
Last Modified: 18 Apr 2018 03:58
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7595

Actions (login required)

View Item View Item