Pembelajaran Sejarah melalui Model Problem Based Instruction (PBI) untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Polewali.

IDRIS, MUHAMMAD (2017) Pembelajaran Sejarah melalui Model Problem Based Instruction (PBI) untuk meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Polewali. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (47kB)

ABSTRAK Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Polewali Kabupaten Polewali Mandar yang dapat dilihat dari aktivitas dan hasil belajar siswa.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 1 Polewali melalui penerapan Model Problem Based Instruction (PBI). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (action research) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Polewali Kabupaten Polewali Mandar, dengan subjek penelitian berjumlah 37 orang siswa pada semester genap tahun pelajaran 2016/2017 dengan materi yang terdapat pada KD. 3.7 dan 3.8 meliputi Kolonialisme dan Imperialisme Bangsa Barat di Indonesia hingga lahirnya Sumpah Pemuda. Penelitian ini meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi yang terdiri dari dua siklus untuk mengetahui hasil belajar siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisisi secara kuantitatif dan kualitatif. Analisisi data kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh dengan menjumlahkan skor kemampuan berpikir siswa dibagi dengan jumlah skor maksimal dikali seratus persen. Analisi data hasil belajar siswa dilakukan dengan dua cara yaitu analisis ketutasan individu dan analisis ketuntasan klasikal. Analisis ketuntasan individu dilakukan dengan menghitung skor keseluruhan yang diperoleh oleh setiap siswa, kemudian dibagi dengan jumlah skor keseluruhan dikali dengan seratus persen. Untuk analisis klasikal diakukan dengan menghitung jumlah siswa yang tuntas (mencapai nilai KKM) kemudian dibagi dengan jumlah siswa dikali dengan seratus persen. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa ditandai dengan meningkatnya persentase kemampuan berpikir kritis siswa yakni dari 56.76% dengan kategori kurang pada siklus I menjadi 83.78 dengan kategori baik pada siklus II. Hasil belajar sejarah siswa juga mengalami peningkatan dilihat dari pencapaian KKM yang telah ditentukan oleh pihak sekolah yaitu 70. Jumlah siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 22 siswa atau sebesar 59.46% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 33 siswa atau sebesar 89.19%.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 18 Apr 2018 01:50
Last Modified: 18 Apr 2018 01:50
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7577

Actions (login required)

View Item View Item