Komparasi Keefektifan Pendekatan Problem solving dan Pendekatan Kontekstual Setting Kooperatif dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Manuju

SRIDIANTI, SRIDIANTI (2017) Komparasi Keefektifan Pendekatan Problem solving dan Pendekatan Kontekstual Setting Kooperatif dalam Pembelajaran Matematika pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Manuju. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (55kB)

ABSTRAK Jenis penelitian ini adalah penelitian True Eksperimen (eksperimen murni) yang bertujuan untuk: mengetahui perbandingan keefektifan antara pendekatan Problem solving setting kooperatif dan pendekatan kontekstual setting kooperatif pada materi Aritmatika Sosial. Perbandingan keefektifan yang dimaksud dilihat dari (1)hasil belajar siswa, (2) aktivitas siswa, dan (3) respons siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Manuju dan sampel terdiri dari dua kelas yakni kelompok eksperimen I diajarkan menggunakan pendekatan Problem Solving setting kooperatif dan kelompok eksperimen II diajarkan menggunakan pendekatan Kontekstual setting kooperatif yang dipilih menggunakan teknik simple cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah RPP, THB, LOAS, angket respon siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, LKS. Data yang dikumpulkan terdiriatas hasil belajar siswa, data aktivitas siswa dalam pembelajaran, dan data respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran.Data aktivitas siswa dan respons siswa dianalisis menggunakan persentase sedangkan data hasil belajar siswa dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan Problem solving setting Kooperatif berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 80,17, median 77,50, modus 75 dan standar deviasi 7,10. Serta terjadi peningkatan kemampuan siswa yang signifikan dari pre-test ke post-test, dengan taraf signifikan 0,01. Aktivitas siswa dalam pembelajaran minimal berada pada kategori aktif serta respons siswa terhadap perangkat dan pembelajaran termasuk dalam kategori cenderung positif. Hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan Kontekstual setting kooperatif berada pada kategori Tinggi dengan rata-rata 83,95, median 84,00, modus 80 dan standar deviasi 6,58. Serta terjadi peningkatan kemampuan siswa yang signifikan dari pre-test ke post-test, diperoleh taraf signifikan 0,037.Aktivitas siswa dalam pebelajaran minimal berada pada kategori aktif serta respons siswa terhadap perangkat pembelajaran termasuk dalam kategori positif.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
PASCASARJANA > MATEMATIKA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 18 Apr 2018 01:36
Last Modified: 18 Apr 2018 01:36
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7575

Actions (login required)

View Item View Item