Tindakan Sosial Hakim Dalam Mengadili Kasus Korupsi (Kajian Sosiologi Hukum Pada Pemeriksaan Kasus Korupsi di Pengadilan Negeri Makassar).

ARIE, JOHN SILAMBA (2015) Tindakan Sosial Hakim Dalam Mengadili Kasus Korupsi (Kajian Sosiologi Hukum Pada Pemeriksaan Kasus Korupsi di Pengadilan Negeri Makassar). S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
DISERTASI (JOHN SILAMBA ARIE).docx

Download (5MB)

ABSTRAK Persepsi masyarakat terhadap tindakan hakim Pengadilan Negeri Makassar akhir-akhir ini, khususnya dalam kasus atau perkara korupsi dinilai kurang adil, karena begitu banyak perkara korupsi yang diputus bebas oleh hakim. Namun eksistensi tindakan hakim dalam mengadili pekara atau kasus korupsi tidak dapat dinilai dari sedikit atau banyaknya keputusan bebas. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengungkapkan (i) Tindakan sosial hakim dalam mengadili kasus atau perkara korupsi di Pengadilan Negeri Makassar. (ii) Tujuan yang ingin dicapai oleh hakim Pengadilan Negeri Makassar dalam mengadili perkara korupsi. (iii) Faktor-faktor yang berperan mempengaruhi tindakan sosial hakim dalam mengadili perkara korupsi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis (i) tindakan sosial hakim dalam mengadili kasus atau perkara korupsi di Pengadilan Negeri Makassar; (ii) untuk mengetahui dan menganalisis tujuan yang ingin dicapai oleh hakim Pengadilan Negeri Makassar dalam mengadili perkara korupsi; (iii) untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang berperan mempengaruhi tindakan sosial hakim dalam mengadili perkara korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam (indepth interview) dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (i) tindakan sosial hakim dalam mengadili kasus atau perkara korupsi pada Pengadilan Negeri Makassar lebih mengutamakan penyelamatan keuangan atau perekonomian negara daripada mengedepankan keadilan dan kepastian hukum. Namun tindakan sosial tersebut masih rasional karena tujuan yang ingin dicapai oleh hakim, yaitu menyelamatkan keuangan dan perekonomian negara demi kepentingan bangsa dan negara dapat dinilai rasional; (ii) faktor yang berperan mempengaruhi tindakan sosial hakim dalam mengadili kasus atau perkara korupsi di Pengadilan Negeri Makassar adalah kepribadian hakim (faktor internal), karena hakim merasa kasihan sehingga tidak menghukum berat terdakwa.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > SOSIOLOGI - (S3)
PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 18 Apr 2018 00:31
Last Modified: 18 Apr 2018 00:31
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7565

Actions (login required)

View Item View Item