Makna Simbolik Kostum Tari Pattu’du Tommuane di Kabupaten Majene

MUSTIKA, SRI IKA (2013) Makna Simbolik Kostum Tari Pattu’du Tommuane di Kabupaten Majene. S1 thesis, Fak. SENI DAN DESAIN.

[img] Text
BAB I,II,III,IV, DAFTAR PUSTAKA, GLOSARIUM.docx

Download (4MB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kostum tari Pattu’du Tommuane, makna simbolik kostum tari Pattu’du Tommuane, dan perubahannya. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah: 1) Studi Pustaka, 2) Wawancara, 3) Observasi, 4) Pendokumentasian, dilakukan pada saat penelitian berlangsung. Analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif. Dari hasil penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan yaitu: 1) Bentuk kostum tari Pattu’du Tommuane pada zaman dahulu hanya memakai calana alang, dan lipa’ sa’be (sarung sutra). Ditambah dengan aksesoris yang terdiri dari tombi sare-sare, kawari, teppang bobo, poto, sima’-simang dan pada bagian kepala ada yang memakai sigar, sokko’ biring dan petuyu’ ulu. Adapun busana dan aksesoris yang dipakai oleh penari berbeda-beda berdasarkan strata sosialnya dalam masyarakat. Anak bangsawan keturunan raja memakai lipa’ sure’ padhadha, anak bangsawan keturunan bangsawan memakai lipa’ sure’ pangulu, sedangkan anak keturunan prajurit atau rakyat biasa memakai lipa’ khusus untuk kalangan biasa. 2) Makna simbolik yang terkandung dalam kostum tari Pattu’du Tommuane erat dengan kepercayaan masyarakat setempat, sebagai perisai/pelindung para penari, sebagai lambang keperkasaan dan keberanian para pemuda Mandar dalam berperang mempertahankan kerajaan serta dalam menghadapi tantangan hidup, dan sebagai lambang dan identitas masyarakat Mandar.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS SENI DAN DESAIN
FAKULTAS SENI DAN DESAIN > Seni Tari
Divisions: FAKULTAS SENI DAN DESAIN
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Apr 2018 07:37
Last Modified: 13 Apr 2018 07:37
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7511

Actions (login required)

View Item View Item