Partisipasi Pria Pasangan Usia Subur (PUS) Keluarga Miskin dalam Program Keluarga Berencana di Kota Makassar Tahun 2015

NURFAIZAH, SITTI (2016) Partisipasi Pria Pasangan Usia Subur (PUS) Keluarga Miskin dalam Program Keluarga Berencana di Kota Makassar Tahun 2015. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
BAB I.docx

Download (37kB)

ABSTRAK Indonesia merupakan Negara ke-5 di dunia dengan estimasi jumlah penduduk sebesar 249 juta jiwa dan merupakan negara di ASEAN dengan luas wilayah terbesar dan jumlah penduduk terbanyak dengan angka Total Fertility Rate (TFR) 2,6 berada diatas rata-rata TFR ASEAN yaitu 2,4. Salah satu kebijakan kependudukan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah program Keluarga Berencana. Dalam rangka mewujudkan keberhasilan program Keluarga Berencana maka peningkatan kualitas di segala bentuk kesetaraan dan keadilan gender melalui pemberdayaan perempuan dan peningkatan partisipasi pria. Selama ini partisipasi pria baik dalam program keluarga berencana maupun pencegahan kematian maternal hingga saat ini masih rendah khususnya pada masyarakat miskin yang selama ini memiliki rata-rata tingkat kelahiran yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pengetahuan KB dan kesehatan reproduksi, motivasi, nilai social budaya dan sikap terhadap partisipasi pria pasangan usia subur keluarga miskin dalam program KB di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey dengan teknik analisis jalur (path analysis). Populasi penelitian adalah seluruh pria pasangan usia subur keluarga miskin di Kota Makassar sebesar 2060 orang yang kemudian ditarik sampel secara cluster random sampling pada tiga (3) kecamatan yang telah dipilih secara purposive masing-masing 150 sampel pada Kecamatan Tallo, 162 sampel pada Kecamatan Tamalate dan 23 sampel pada Kecamatan Manggala sehingga secara keseluruhan sebanyak 335 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji statistic menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan pengetahuan KB dan kesehatan reproduksi, motivasi dan nilai social budaya terhadap sikap dalam keluarga berencana begitupula terdapat pengaruh yang siginifikan antara pengetahuan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi, motivasi, nilai social budaya dan sikap dalam keluarga berencana terhadap partisipasi pria pasangan usia subur tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang didapatkan maka disarankan bahwa perlunya peningkatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi kepada seluruh pasangan usia subur khususnya pria agar terlibat dalam program KB baik langsung maupun tidak langsung serta peran pemerintah, swasta, tokoh masyarakat , tokoh agama serta lintas sector untuk mengambil peran yang lebih nyata dalam dalam rangka meningkatkan partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Kependudukan dan Lingk. Hidup (s2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 13 Apr 2018 03:38
Last Modified: 13 Apr 2018 03:38
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7472

Actions (login required)

View Item View Item