Deskripsi Miskonsepsi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita yang Berkaitan dengan Operasi Bilangan Bulat pada Kelas VII SMP

Djafar, Ismail (2017) Deskripsi Miskonsepsi Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita yang Berkaitan dengan Operasi Bilangan Bulat pada Kelas VII SMP. S1 thesis, FMIPA.

[img] Text
BAB-I.docx

Download (25kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : 1) Miskonsepsi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pengoperasian bilangan bulat dan 2) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya miskonsepsi tersebut. Dalam penelitian ini sampel penelitiannya berjumlah 23 siswa kelas VII.3 yang kemudian diidentifikasi miskonsepsinya melalui sebuah tes uraian untuk menentukan siswa mana yang mengalami miskonsepsi. Selanjutnya, setelah dipilih 3 siswa sebagai subjek penelitian yang dirasa mengalami miskonsepsi di tiap indikator yang berbeda, peneliti melakukan wawancara untuk menelusuri faktor-faktor penyebab terjadinya miskonsepsi yang dialami siswa tersebut. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa : 1) Miskonsepsi-miskonsepsi yang dialami siswa kelas VII.3 SMP Negeri 7 Parepare dalam menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan pengoperasian bilangan bulat yakni a) dalam membandingkan nilai serta letak bilangan bulat, b) dalam menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat pada garis bilangan, serta c) dalam menyelesaikan soal cerita dengan menggunakan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. (2) Penyebab Miskonsepsi ini adalah : a) kecenderungan beberapa siswa yang menganggap bahwa bilangan yang bernilai lebih besar akan berada lebih jauh dari nol, b) kesalahpahaman beberapa siswa dalam memahami tanda negatif dengan operasi pengurangan, c) kesalahpahaman beberapa siswa dalam memahami aturan “bilangan negatif dikali bilangan negatif hasilnya positif”, d) kecenderungan beberapa siswa yang menganggap jika bilangan negatif dijumlahkan dengan bilangan positif maka hasilnya akan bertambah negatif, e) kesalahan beberapa siswa dalam menerapkan sifat komutatif pada operasi pengurangan, serta f) kecenderungan beberapa siswa yang menyamakan operasi penjumlahan sebagai perkalian atau operasi pengurangan sebagai pembagian.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FMIPA > PENDIDIKAN MATEMATIKA - (S1)
Divisions: FAKULTAS MIPA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 11 Apr 2018 01:23
Last Modified: 11 Apr 2018 01:23
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7328

Actions (login required)

View Item View Item