Integrasi Modal Manusia dan Modal Sosial (Studi Kasus Industri Kreatif Kerajinan Sulaman Karawo di Gorontalo)

RAHMATIAH, RAHMATIAH (2015) Integrasi Modal Manusia dan Modal Sosial (Studi Kasus Industri Kreatif Kerajinan Sulaman Karawo di Gorontalo). S3 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
BAB 1 JADI.docx

Download (34kB)

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menganalisis peranan modal manusia sebagai aktor kreatif dari aspek produksi pada industri kreatif sulaman karawo; (2) Menganalisis peranan dan pemanfaatan Modal sosial pada Industri Kreatif dari aspek relasi bisnis kerajinan sulaman karawo; (3) menganalisis Integrasi Modal manusia dan Modal sosial sebagai arah solusi dalam pengembangan dan keberlanjutan pada industri kreatif kerajinan sulaman karawo di Gorontalo. Jenis penelitian digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada delapan informan yang diambil secara snow ball sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Peranan modal manusia pada aspek pengetahuan, pengrajin mendapatkan pengetahuan melalui jalur informal meskipun terdapat pelatihan tetapi kurang efektif dalam mentransfer pengetahuan kepada peserta pelatihan. Aspek pengalaman, pengrajin sudah cukup lama menggeluti kerajinan karawo sehingga mendorong pengrajin pada tingkat terampil. Aspek keterampilan, pengrajin memiliki keterampilan yang memadai sesuai spesialisasi pekerjaannya sehingga produk yang dihasilkan lebih berkualitas. Aspek kreatifitas, pengrajin cukup kreatif dalam membuat motif dan desain motif karawo dan pemilihan bahan dan benang sudah cukup bervariasi. (2) Peranandan pemanfaatan modal sosial pada aspek aspek kepercayaan, Pengrajin belum sepenuhnya menaruh kepercayaan yang cukup terhadap pemerintah. Aspek norma, pengrajin memegang teguh norma-norma yang ada pada kerajinan karawo, baik antara pemilik usaha dengan para pengrajin maupun dengan pelanggan. Namun masih sering terjadi pelanggaran norma pada peniruan motif. Aspek jaringan, pengrajin sudah membentuk jaringan-jaringan dalam industri kerajinan karawo, baik lokal, Nasional, dan Internasional. (3) Integrasi modal manusia dan modal sosial sudah dilakukan seperti halnya terlihat kerja sama antara aktor kreatif dan beberapa pihak yang menaruh perhatian dalam kerajinan sulaman karawo dengan cara mengadakan pelatihan hingga pengelolaan usaha. Integrasi antara modal manusia dan modal sosial berhasil memperkenalkan serta mempromosikan kerajinan karawo hingga keluar negeri.

Item Type: Thesis (S3)
Subjects: PASCASARJANA > SOSIOLOGI - (S3)
PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 09 Apr 2018 02:40
Last Modified: 09 Apr 2018 02:40
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/7102

Actions (login required)

View Item View Item