Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar kimia di SMA Negeri 5 Takalar.

Hikmah., Rapiahtul (2018) Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar kimia di SMA Negeri 5 Takalar. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
ARTIKEL.docx

Download (53kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar Kimia pada SMA Negeri 5 Takalar dalam ranah afektif, kognitif dan psikomotorik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen yang menggunakan model research and development (R&D) dengan ADDIE. Instrumen dikembangkan pada semester ganjil, subyek ujicoba dengan menggunakan random sampling. Untuk menenetukan ukuran sampel 158 peserta didik pada dimensi kognitif dan afektif, sedangkan psikomotor dengan ukuran 40 peserta didik di ujicoba pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Langkah-langkah teknik analisis data pada validasi isi dilakukan secara kualitatif menggunakan pendapat ahli (expert judgment) dan pada validasi empiris dilakukan analisis kuantitatif inferensial serta analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) secara teoritis hasil pengembangan instrumen pada dimensi kognitif, afektif dan psikomotor ditelaah oleh 2 ahli dan 13 mahasiswa PPs UNM mengalami revisi, analisis validitas, berada pada kategori baik dan koefisien konsistensi internal, 0,92; 0,82, 1,00; 1,00 (ii) secara empiris hasil pengembangan instrumen dianalisis validitas dan reliabilitas. Untuk aspek kognitif dari 50 butir soal di ujicoba diperoleh 46 butir soal valid dan tingkat kesukaran soal instrumen paket A berada pada kategori Sukar 8 item, sedang 32 item dan, mudah 9 item sedangkan untuk paket B berada pada kategori sukar 6 item, sedang 34 item, dan mudah 10 item dan daya beda soal paket A berada pada kategori sangat baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu revisi 11 item, diganti atau dibuang 7 item sedangkan untuk paket B kategori sangant baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu direvisi 9 item, dan dibuang atau diganti 9 item. Untuk aspek afektif : dari 24 butir soal di ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 0,87. Untuk aspek psikomotor : dari 30 butir soal ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 1,00 dan efektivitas option telah berfungsi dengan baik. Jadi, ketiga instrumen tersebut dapat digunakan sebagai alat ukur pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik sesuai dengan materi yang diajarkan. ABSTRAK Rapiahtul Hikmah. Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar kimia di SMA Negeri 5 Takalar. (Dibimbing oleh Sidin Ali & Syahrul) Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar Kimia pada SMA Negeri 5 Takalar dalam ranah afektif, kognitif dan psikomotorik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen yang menggunakan model research and development (R&D) dengan ADDIE. Instrumen dikembangkan pada semester ganjil, subyek ujicoba dengan menggunakan random sampling. Untuk menenetukan ukuran sampel 158 peserta didik pada dimensi kognitif dan afektif, sedangkan psikomotor dengan ukuran 40 peserta didik di ujicoba pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Langkah-langkah teknik analisis data pada validasi isi dilakukan secara kualitatif menggunakan pendapat ahli (expert judgment) dan pada validasi empiris dilakukan analisis kuantitatif inferensial serta analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) secara teoritis hasil pengembangan instrumen pada dimensi kognitif, afektif dan psikomotor ditelaah oleh 2 ahli dan 13 mahasiswa PPs UNM mengalami revisi, analisis validitas, berada pada kategori baik dan koefisien konsistensi internal, 0,92; 0,82, 1,00; 1,00 (ii) secara empiris hasil pengembangan instrumen dianalisis validitas dan reliabilitas. Untuk aspek kognitif dari 50 butir soal di ujicoba diperoleh 46 butir soal valid dan tingkat kesukaran soal instrumen paket A berada pada kategori Sukar 8 item, sedang 32 item dan, mudah 9 item sedangkan untuk paket B berada pada kategori sukar 6 item, sedang 34 item, dan mudah 10 item dan daya beda soal paket A berada pada kategori sangat baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu revisi 11 item, diganti atau dibuang 7 item sedangkan untuk paket B kategori sangant baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu direvisi 9 item, dan dibuang atau diganti 9 item. Untuk aspek afektif : dari 24 butir soal di ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 0,87. Untuk aspek psikomotor : dari 30 butir soal ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 1,00 dan efektivitas option telah berfungsi dengan baik. Jadi, ketiga instrumen tersebut dapat digunakan sebagai alat ukur pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik sesuai dengan materi yang diajarkan. ABSTRAK Rapiahtul Hikmah. Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Belajar kimia di SMA Negeri 5 Takalar. (Dibimbing oleh Sidin Ali & Syahrul) Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian hasil belajar Kimia pada SMA Negeri 5 Takalar dalam ranah afektif, kognitif dan psikomotorik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan instrumen yang menggunakan model research and development (R&D) dengan ADDIE. Instrumen dikembangkan pada semester ganjil, subyek ujicoba dengan menggunakan random sampling. Untuk menenetukan ukuran sampel 158 peserta didik pada dimensi kognitif dan afektif, sedangkan psikomotor dengan ukuran 40 peserta didik di ujicoba pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018. Langkah-langkah teknik analisis data pada validasi isi dilakukan secara kualitatif menggunakan pendapat ahli (expert judgment) dan pada validasi empiris dilakukan analisis kuantitatif inferensial serta analisis butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) secara teoritis hasil pengembangan instrumen pada dimensi kognitif, afektif dan psikomotor ditelaah oleh 2 ahli dan 13 mahasiswa PPs UNM mengalami revisi, analisis validitas, berada pada kategori baik dan koefisien konsistensi internal, 0,92; 0,82, 1,00; 1,00 (ii) secara empiris hasil pengembangan instrumen dianalisis validitas dan reliabilitas. Untuk aspek kognitif dari 50 butir soal di ujicoba diperoleh 46 butir soal valid dan tingkat kesukaran soal instrumen paket A berada pada kategori Sukar 8 item, sedang 32 item dan, mudah 9 item sedangkan untuk paket B berada pada kategori sukar 6 item, sedang 34 item, dan mudah 10 item dan daya beda soal paket A berada pada kategori sangat baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu revisi 11 item, diganti atau dibuang 7 item sedangkan untuk paket B kategori sangant baik 10 item, baik tanpa revisi 22 item, perlu direvisi 9 item, dan dibuang atau diganti 9 item. Untuk aspek afektif : dari 24 butir soal di ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 0,87. Untuk aspek psikomotor : dari 30 butir soal ujicoba semuanya valid dengan reliabilitas 1,00 dan efektivitas option telah berfungsi dengan baik. Jadi, ketiga instrumen tersebut dapat digunakan sebagai alat ukur pada ranah afektif, kognitif, dan psikomotorik sesuai dengan materi yang diajarkan.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
PASCASARJANA > Evaluasi Pendidikan
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 05 Apr 2018 02:09
Last Modified: 05 Apr 2018 02:09
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/6821

Actions (login required)

View Item View Item