Kesantunan Berbahasa Indonesia Santri dalam Pergaulan di Lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar.

Supratman, Supratman (2017) Kesantunan Berbahasa Indonesia Santri dalam Pergaulan di Lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar. S2 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
Jurnal Tesis.pdf

Download (115kB) | Preview
[img] Text
Isi Tesis Valid.docx

Download (3MB)

ABSTRAK Bahasa sebagai alat interaksi sosial untuk menyampaikan ide atau gagasanyang digunakan oleh manusia, tentu harus memperhatikan konsep kesantunan dalam menggunakan bahasa agar penerima informasi (mitra tutur) dapat merespon dengan baik . Konsep kesantunan berbahasa salah satu teori yang mengkajinya adalah kajian pragmatik, khususnya yang berkaitan dengan kosep kesantunan berbahasa daan wujud kesantunan. Maka untuk mengetahui konsep kesantunan berbahasa santri di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar perlu diteliti. Masalah dalam penelitian ini (1) bagaimana penggunaan maksim kesantunan berbahasa Indonesia santri dalam pergaulan di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar, (2) bagaimana wujud kesantunan imperatif berbahasa Indonesia santri dalam pergaulan di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar. Tujuan penelitian ini (1) mengkaji penggunaan maksim kesantunan berbahasa Indonesia santri dalam pergaulan di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar, (2) mengkaji wujud kesantunan imperatif berbahasa Indonesia santri dalam pergaulan di lingkungan Pondok Pesantren Al Bayan Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data perekaman, mencatat, dan transkripsi. Hasilpenelitianmenunjukkanbahawa: ada beberapa tuturan santri bertentangan dengan enam macam maksim kesantunan yang dikemukakan oleh Leech yaitu,(1) maksimkebijaksanaan, (2) maksimkedermawanan, (3) maksimpenghargaan, (4) maksimkesederhaan, (5) maksimpemufatanataukecocokan, dan(6) maksimkesimpatisan. Wujud kesantunan imperatif tuturan santri dalam penelitian ini meliputi:(1) imperatifperintah,(2) imperatifsuruhan,(3) imperatifpermintaan,(4)imperatifdesakan,(5) imperatif yang bermaknabujukan,(6) imperatifdenganmaknaajakan, (7) imperatifdenganmaknalarangan,(8)imperatif yang menyatakanmaknaharapan,(9)tuturanimperatifumpatan,(10) imperatif yang mengandungmaknaanjuran, dan(11)tuturanimperatifngelulu.Diharapkan kepada santri agar memperhatikan kesantunan dalam berbahasa agar mencerminkan bahasa yang santun. Kepada peneliti selanjutnya tesis ini bisa dijadikan sebagai referensi tambahan untuk meneliti selanjutnya.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
PASCASARJANA > BAHASA INDONESIA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 03 Apr 2018 07:10
Last Modified: 03 Apr 2018 07:10
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/6677

Actions (login required)

View Item View Item