Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Materi Pengelolaan Lingkungan dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains di SMPN 16 Mandai Kabupaten Maros

HARYATI, HARYATI (2016) Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Materi Pengelolaan Lingkungan dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains di SMPN 16 Mandai Kabupaten Maros. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
ARTIKEL HARYATI.docx

Download (35kB)

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas belajar model Student Team Achievement Division (STAD) dengan Pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS); aktivitas belajar model STAD dengan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL); kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan KPS; kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan CTL; perbedaan aktivitas belajar model STAD dengan pendekatan KPS dan model STAD dengan pendekatan CTL; dan perbedaan Kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan KPS dan model STAD dengan pendekatan CTL peserta didik di SMPN 16 Mandai Kabupaten Maros. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Desain dengan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rombel kelas VII semester genap SMPN 16 Mandai tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 6 rombel. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random. Populasi di kelas VII sebanyak 193 peserta didik. Rombel yang dimaksud VI1A dengan 33 peserta didik dibelajarkan model STAD dengan pendekatan (KPS) sebagai kelompok eksperimen dan VIIB dengan jumlah 30 peserta didik dipembelajarkan model STAD dengan pendekatan CTL sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data aktivitas saat proses pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis sesudah proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial (menggunakan statistic uji independent Sample T-tes dengan program SPSS 20,0), pada taraf signifikansi hipotesis digunakan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas belajar model STAD dengan pendekatan KPS berada pada kategori aktif; aktivitas belajar model STAD dengan pendekatan CTL berada pada kategori cukup aktif; kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan KPS berada pada kategori tinggi; kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan CTL pada kategori sedang; ada perbedaan yang signifikan aktivitas belajar model STAD dengan pendekatan KPS dan model STAD dengan pendekatan CTL dan ada perbedaan kemampuan berpikir kritis model STAD dengan pendekatan KPS dan model STAD dengan pendekatan CTL peserta didik di SMPN 16 Mandai Kabupaten Maros.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Biologi
PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 03 Apr 2018 03:32
Last Modified: 03 Apr 2018 03:32
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/6627

Actions (login required)

View Item View Item