. Implikasi Sosial Pembangunan Infrastruktur Terhadap Komunitas Nelayan di Pesisir Metro Tanjung Bunga Kota Makassar (Studi Kasus Pendangkalan Tempat Pelelangan Ikan Rajawali Kecamatan Mariso Kota Makassar), dibimbing oleh Darmawan Salman dan Arlin Adam.

A., Ibrahim (2014) . Implikasi Sosial Pembangunan Infrastruktur Terhadap Komunitas Nelayan di Pesisir Metro Tanjung Bunga Kota Makassar (Studi Kasus Pendangkalan Tempat Pelelangan Ikan Rajawali Kecamatan Mariso Kota Makassar), dibimbing oleh Darmawan Salman dan Arlin Adam. S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
A. IBRAHIM. 2014.docx

Download (15kB)

ABSTRAK A. IBRAHIM. 2014. Implikasi Sosial Pembangunan Infrastruktur Terhadap Komunitas Nelayan di Pesisir Metro Tanjung Bunga Kota Makassar (Studi Kasus Pendangkalan Tempat Pelelangan Ikan Rajawali Kecamatan Mariso Kota Makassar), dibimbing oleh Darmawan Salman dan Arlin Adam. Pembangunan infrastruktur di wilayah pesisir Metro Tanjung Bunga Kota Makassar pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi dalam proses pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menimbulkan kerentanan terhadap penghidupan komunitas nelayan lokal akibat terjadinya pendangkalan di Tempat Pelelangan Ikan Rajawali. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi bentuk perubahan sosio spasial yang terjadi sehingga pembangunan infrastruktur di Pesisir Metro Tanjung Bunga menyebabkan pendangkalan di Tempat Pelelangan Ikan Rajawali, menganalisis dampak negatif Pendangkalan Tempat Pelelangan Ikan Rajawali terhadap penghidupan komunitas nelayan, menganalisis implikasi kesenjangan sosial antara komunitas nelayan dengan komunitas lainnya. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan teknik observasi lapangan, wawancara, dokumentasi foto dan audio. Data yang telah dikumpulkan diolah dan dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pembangunan infrastruktur di Pesisir Metro Tanjung Bunga mengakibatkan terjadinya perubahan sosio spasial dan pendangkalan di Tempat Pelelangan Ikan Rajawali yang menimbulkan kerentanan penghidupan komunitas nelayan lokal dengan menurunnya hasil tangkapan, tingkat pendapatan, terjadi pergeseran mata pencaharian, perubahan lokasi wilayah penangkapan dan penambahan biaya operasional bagi komunitas nelayan, serta menimbulkan kesenjangan sosial antara komunitas nelayan lokal dengan komunitas lainnya pada lingkungannya. Livelihood digunakan sebagai pendekatan dalam mengatasi berbagai permasalahan, beberapa strategi persiapan sosial seperti pemberdayaan, pembentukan, serta adanya pelatihan bagi komunitas nelayan lokal agar mampu mempersiapkan diri dalam menghadapi dan memanfaatkan pembangunan sehingga diharapkan mampu mencapai pemenuhan kebutuhan sosial dan ekonomi. Kata Kunci : Implikasi sosial, Pembangunan Infrastruktur, Livelihood

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > ILMU SOSIAL
Divisions: ?? sch_soc ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 29 Apr 2016 06:39
Last Modified: 29 Apr 2016 06:39
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/634

Actions (login required)

View Item View Item