Dinamika Sosial Masyarakat Di Sekiat Bukit Karampuang Desa Barugae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba

M. RUSDI, M. RUSDI (2017) Dinamika Sosial Masyarakat Di Sekiat Bukit Karampuang Desa Barugae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
Jurnal Rusdhy.doc

Download (146kB)

ABSTRAK Bukit Karampuang adalah salah satu tempat untuk melakukan ziarah makam yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat, dan juga mempunyai fungsi sosial sebagai objek wisata, kedatangan pengunjung dari luar desa telah membawa pengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat di Desa Barugae. Penelitian ini bertujuan untuk (i) Mengetahui faktor penyebab terjadinya dinamika sosial masyarakat di sekitar bukit Karampuang (ii) Mengetahui interaksi antara masyarakat dengan npengunjung sehingga terjadi dinamika sosial pada masyarakat sekitar bukit Karampuang (iii) Mengetahui dampak positif dan negatif dari pengunjung terhadap masyarakat di sekitar bukit Karampuang Desa Barugae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta penentuan informan menggunakkan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Faktor yang menyebabkan terjadinya dinamika sosial pada masyarakat sekitar bukit Karampuang adalah; Pertama, Pertambahan jumlah penduduk dan semakin menyempitnya lahan pertanian menyebabkan banyak masyarakat meninggalkan kampung halaman untuk mencari lapangan pekerjaan di luar kota. Kedua, munculnya kesadaran individu tentang pentingnya ilmu pengetahuan. Ketiga, adanya kesenjangan ekonomi yang mengakibatkan masyarakat melakukan aktifitas tambahan untuk menambah penghasilan. (2) Pola interaksi masyarakat dengan pengunjung di sekitar bukit Karampuang, terajdi dalam bentuk tukar menukar kepentingan, yakni dengan adanya berbagai macam kebutuhan yang disediakan oleh masyarakat sekita untuk pengunjung, diantaranya: menjual makanan ringan, alat dan bahan yang digunakan untuk melakukan ritual, jasa menjaga dan membersihkan lokasi, menjadi pemandu lokal bagi pengunjung. Segala jenis usaha tersebut menjadi media sosial dalam melakukan interaksi antara masyarakat sekitar dengan pengunjung. (3) Gambaran dinamika sosial, melahirkan dampak positif dan negatif. Dampak positif sangat tampak terlihat sebagai tempat untuk melakukan produksi sosial-ekonomi. Sedangkan dampak negatif, dimana interaksi sosial yang terjadi di sekitar bukit Karampuang telah melahirkan berbagai bentuk baik pola pikir maupun pola perilaku.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 28 Mar 2018 01:51
Last Modified: 28 Mar 2018 01:51
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/6147

Actions (login required)

View Item View Item