Pengaruh metode latihan aktif dan pasif terhadap kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja murid SD wilayah III Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar

HALIP, MUHAMMAD FIRMAN (2014) Pengaruh metode latihan aktif dan pasif terhadap kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja murid SD wilayah III Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. S2 thesis, Pascasarjana.

[img] Text
1. BAB I -III (1-60).docx

Download (2MB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh dua metode latihan terhadap hasil latihan aktif dan pasif terhadap kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja. Metode latihan yang dimaksud adalah; metode latihan aktif dan metode latihan pasif. Selain itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata tangan terhadap hasil latihan pukulan drive pada permainan tenis meja. Koordinasi mata tangan dikelompokkan menjadi koordinasi mata tangan tinggi dan rendah. Metode penelitian adalah eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2. Besar sampel seluruhnya 40 murid terbagi dalam empat kelompok, setiap kelompok terdiri dari 10 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis varians dua arah, dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara keseluruhan, hasil latihan teknik pukulan drive pada permainan tenis meja menggunakan metode latihan aktif (x = 94,10 dan sd = 22,24) lebih rendah dari pada metode latihan pasif (x = 103,05 dan sd =15,31), (2) Terdapat interaksi antara metode latihan dan kemampuan motorik terhadap hasil latihan kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja (Fo = 16,24 > Ftabel 0,05 = 4,11), (3) Untuk kelompok koordinasi mata tangan tinggi, hasil latihan teknik pukulan drive pada permainan tenis meja menggunakan metode latihan pasif ( x = 104,4 dan sd = 17,55) lebih tinggi dari pada metode latihan pasif (x = 101,7 dan sd = 13,52), (4) Untuk kelompok koordinasi mata tangan rendah, hasil latihan teknik pukulan drive pada permainan tenis meja menggunakan metode latihan aktif ( = 104,4 dan sd = 17,55) lebih rendah dari pada metode latihan pasif ( x = 112,9 dan sd = 12,02). Kesimpulan dari penelitian ini adalah metode latihan pasif lebih efektif digunakan dalam mengajar kemampuan pukulan drive pada permainan tenis meja bagi murid yang memiliki koordinasi mata tangan tinggi, tetapi metode latihan pasif lebih efektif digunakan dalam mengajar teknik pukulan drive bagi murid yang memiliki koordinasi mata tangan rendah.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Jasmani dan Olahraga (S2)
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 16 Mar 2018 07:36
Last Modified: 16 Mar 2018 07:36
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/5772

Actions (login required)

View Item View Item