Kemampuan Membaca Pemahaman Cerita Rakyat Soppeng dalam Pembelajaran Bahasa Daerah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Liliriaja Kabupaten Soppeng

FATIMAH, ANDI (2017) Kemampuan Membaca Pemahaman Cerita Rakyat Soppeng dalam Pembelajaran Bahasa Daerah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Liliriaja Kabupaten Soppeng. S1 thesis, FBS.

[img]
Preview
Text
ANDI FATIMAH (1555045026).pdf

Download (2MB) | Preview

abstarak Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Liliriaja Kabupaten Soppeng. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif.Populasi penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Liliriaja Kabupaten Soppeng tahun ajaran 2016/ 2017 berjumlah 103 siswa.Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VIII A semester 2. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes tertulis (pertanyaan essay). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Aspek penilaiankemampuan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Liliriaja Kabupaten Soppeng ada enam yang berdasar pada unsur-unsur intrinsik cerita rakyat yaitu: Aspek tema, aspek alur, aspek latar, aspek tokoh, aspek sudut pandang dan aspek amanat. Siswa dikatakan mampu apabila memiliki penguasaan dari setiap aspek yaitu 75%, namun dari ketujuh aspek yang ditentukan dalam kriteria penilaian hanya dua aspek yang memperoleh penguasaan diatas 75% yaitu kemampuan memahami cerita rakyat pada aspek alur dan aspek tokoh. Rendahnya tingkat kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat dalam pembelajaran bahasa daerah disebabkan kurang mahirnya siswa dalam membaca aksara lontaraq. Dalam pembelajaran membaca pada mata pelajaran bahasa Daerah di SMP Negeri 4 Liliriaja Kab. Soppeng, guru dan siswa terkadang hanya fokus kepada kelancaran siswa dalam membaca aksara lontaraq tanpa memperhatikan pemahaman siswa terhadap cerita rakyat yang dibacanya. Sedangkan tujuan akhir dari membaca yang sebenarnya adalah memahami isi dari apa yang telah dibaca.Oleh karena itu, guru harus melakukan inovasi-inovasi dalam menarik minat belajar siswa. Salah satunya dengan meningkatkan metode pembelajaran yang digunakan dalam proses belajar mengajar disekolah khususnya dalam pembelajaran bahasa daerah.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA > Pend. Bahasa dan Sastra Daerah
Divisions: Dewey Decimal Classification > FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
FAKULTAS BAHASA DAN SASTRA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 16 Mar 2018 02:49
Last Modified: 16 Mar 2018 02:49
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/5740

Actions (login required)

View Item View Item