Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berdasarkan Penilaian Risiko Pekerjaan Manual Handling dengan Kesesuaian Lingkungan dan Beban Kerja dan Dalam Pengembangan Industri (Dibimbing oleh Gufran Darma Dirawan, Husain Syam, dan Ruslan Ramang)

BASRI, K. (2014) Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berdasarkan Penilaian Risiko Pekerjaan Manual Handling dengan Kesesuaian Lingkungan dan Beban Kerja dan Dalam Pengembangan Industri (Dibimbing oleh Gufran Darma Dirawan, Husain Syam, dan Ruslan Ramang). S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
BASRI K. 2014.docx

Download (12kB)

ABSTRAK BASRI K. Strategi Pengelolaan Tenaga Kerja Berdasarkan Penilaian Risiko Pekerjaan Manual Handling dengan Kesesuaian Lingkungan dan Beban Kerja dan Dalam Pengembangan Industri (Dibimbing oleh Gufran Darma Dirawan, Husain Syam, dan Ruslan Ramang) Telah dilakukan penelitian pada Kawasan Industri Makassar, Sulawesi Selatan, dengan tujuan: 1) menilai risiko pekerjaan manual handling dengan kesesuaian lingkungan dan beban kerja; 2) mendesain optimalisasi dalam pengelolaan tenaga kerja; 3) menganalisis strategi pengelolaan tenaga kerja berdasarkan penilaian risiko pekerjaan manual handling yang berkesesuaian lingkungan dan beban kerja; dan 4) menganalisis strategi dalam pengembangan industri. Metode penelitian dilakukan dengan desain Penilaian Risiko, Goal Programming, dan SWOT-4K, sehingga diperoleh hasil: (1) penilaian risiko pekerjaan manual handling dengan kesesuaian lingkungan dan beban kerja, di mana: a) lebih dari separuh tenaga kerja mengalami risiko dengan kesesuaian pekerjaan dan pergerakan; b) hampir sebagian besar tidak mengalami risiko dengan kesesuaian: layout stasiun kerja dan tempat kerja; posisi dan sikap kerja; serta berat beban dan pengerahan tenaga; c) lebih dari separuh tidak mengalami risiko dengan kesesuaian: karakteristik beban dan peralatan kerja; organisasi kerja; serta keterampilan dan pengalaman; d) sebagian besar tidak mengalami risiko pada lingkungan kerja; e) kurang dari separuh tidak mengalami risiko dengan durasi dan frekuensi manual handling; alat pelindung diri; dan kebutuhan khusus; serta f) hampir seperempat tidak mengalami risiko pada lokasi beban dan jarak objek dipindahkan; (2) optimalisasi dalam pengelolaan tenaga kerja menunjukkan, bahwa tenaga kerja telah dikelola secara optimal, di mana solusi yang diberikan semakin optimal yang ditunjukkan dari tingginya koefisien setiap indikator, sehingga fungsi tujuan atau goal programming telah tercapai sangat optimal; (3) strategi pengelolaan tenaga kerja berdasarkan penilaian risiko pekerjaan manual handling dengan kesesuaian lingkungan dan beban kerja, diperoleh enam di Kuadran I sebagai strategi pertumbuhan, sesuai kekuatan dimiliki dan besarnya peluang pengurangan risiko yang tersedia; satu berada di Kuadran II sebagai strategi stabilisasi, karena masih memiliki kelemahan yang cukup signifikan saat sesungguhnya masih tersedia peluang mengurangi risiko pekerjaan manual handling; dan lima di Kuadran III sebagai strategi penyelamatan atas tingginya penilaian risiko pekerjaan manual handling; dan (4) strategi dalam pengembangan industri, berada di Kuadran I sebagai strategi pertumbuhan, sesuai dengan kekuatan industri yang dimiliki saat ini dan besarnya peluang yang masih tersedia sebagai faktor positif yang muncul dari lingkungan dan memberikan kesempatan bagi industri untuk memanfaatkannya, dengan berlandaskan pada kekuatan dan memperhatikan kelemahan industri. Kata kunci: Optimalisasi, strategi, dan tenaga kerja

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS EKONOMI > Akuntansi
Divisions: ?? sch_edu ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 28 Apr 2016 07:11
Last Modified: 28 Apr 2016 07:11
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/571

Actions (login required)

View Item View Item