Penghambat Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 7 Pinrang

Rosniati, Rosniati (2014) Penghambat Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 7 Pinrang. S1 thesis, FIS.

[img] Text
9. SKRIPSI ROZZNHY.docx

Download (189kB)

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat motivasi belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMA Negeri 7 Pinrang kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling yaitu secara sengaja memilih langsung informan berdasarkan kebutuhan penelitian dengan kriteria sebagai berikut : siswa kelas XI SMA Negeri 7 Pinrang Kabupaten Pinrang yang nilainya rendah pada mata pelajaran sosiologi, dan siswa yang memiliki nilai tinggi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, wawancara, dan dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh data secara konkrit yang berkaitan dengan permasalahan penelitian ini. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tahapan analisis data kualitatif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya, tekhnik keabsahan data dengan member check. Hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa faktor penghambat motivasi belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi SMA Negeri 7 Pinrang Kabupaten Pinrang terdiri dari dua faktor yaitu: faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu: kurangnya minat siswa untuk belajar Karena menganggap bahwa pelajaran sosiologi dapat menegangkan, dan faktor psikologisnya siswa dalam hal ini kecerdasan siswa yang tidak mendukung untuk belajar, serta sikap siswa yang tidak tenang dalam belajar. Sedangkan faktor eksternal yaitu: (1). Guru yang mengajar tidak menggunakan metode yang bervariasi dan media pengajaran. (2). Teman sebaya, biasanya siswa tidak mau belajar ketika terpengaruh dari luar. (3). Lingkungan keluarga dalam hal ini orang tua yang tidak mendukung anaknya serta tidak memberikan motivasi dalam belajar. (4). Serta Kurangnya buku pedoman yang dimiliki sekolah. (5). Lingkungan sosial masyarakat, misalnya tidak memiliki teman untuk belajar, maka akan merasa kesulitan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Sosiologi
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 06 Mar 2018 05:40
Last Modified: 06 Mar 2018 05:40
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/5369

Actions (login required)

View Item View Item