Tijauan Yuridis Tentang Penanggulangan Tindak Pidana Perikanan (Illegal Fishing) Di Kabupaten Kepulauan Selayar

ASRENI, LISA (2015) Tijauan Yuridis Tentang Penanggulangan Tindak Pidana Perikanan (Illegal Fishing) Di Kabupaten Kepulauan Selayar. Diploma thesis, UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR.

[img] Text
SKRIPSIku.docx

Download (145kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Mengetahui penerapan hukum dalam meananggulangi illegal fishing, (2) Mengetahui Upaya pemerintah dan (3) mengetahui kendala pemerintah dalam menanggulangi illegal fishing di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 41 orang yang mana teknik penarikan sampel (12 orang) menggunakan purposive sampling yang terdiri dari pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan dan anggota Satuan Polisi Air. Analisis data yang digunakan adalah mendeskripsikan hal-hal yang dibuat berdasarkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Penerapan hukum dalam menanggulangi illegal fishing di Kabupaten Kepulauan Selayar belum efektif. Hal tersebut terlihat dari masih tingginya illegal fishing. (2) Upaya yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi illegal fishing di Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu upaya preventif yang terdiri dari pembinaan masyarakat pesisir, patroli perairan, dan pembangunan sarana dan prasarana pengawasan serta upaya refresif yaitu penindakan di perairan, proses penyidikan dan penuntutan. (3) Kendala pemerintah dalam menanggulangi illegal fishing di Kabupaten Kepulauan Selayar yakni masih rendahnya kesadaran masyarakat, ketidakseriusan pemerintah, dan kurangnya sarana dan prasarana.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Pendidikan Kewarganegaraan PPKn
Divisions: FAKULTAS ILMU SOSIAL
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 02 Mar 2018 06:14
Last Modified: 02 Mar 2018 06:14
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/5212

Actions (login required)

View Item View Item