Partisipasi Masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi Kasus Di Desa Mulyasri Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur).

Fatrandi, Setiawan (2014) Partisipasi Masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi Kasus Di Desa Mulyasri Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur). S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
Hafika Ayu Lestari.docx

Download (12kB)

ABSTRAK Fatrandi Setiawan. 2014. Partisipasi Masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (Studi Kasus Di Desa Mulyasri Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur). Dibimbing oleh: H. Mustakim Nur Djohar dan Firdaus W. Suhaeb. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaaan. 2) mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaaan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menguraikan suatu keadaan atau fakta secara cermat dan faktual. Subjek penelitian dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling, yakni teknik pengambilan informan yang dianggap berkompeten dan mengetahui tentang masalah yang diteliti, dalam hal ini baik masyarakat yang ikut maupun yang tidak berartisipasi dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Sebanyak 20 orang yang ditetapkan menjadi informan penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan adalah tingkat umur, tingkat pendidikan, tingkat pekerjaan dan tingkat pendapatan. Tingkat pendidikan dan tingkat pendapatan merupakan faktor yang memiliki hubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam program PNPM-MPd, sedangkan faktor yang tidak berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam program PNPM-MPd adalah usia karena baik masyarakat yang tergolong usia produktif maupun usia non produktif sama-sama berpartisipasi dalam program PNPM-MPd. Bentuk – bentuk partisipasi masyarakat meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap menikmati hasil dan tahap monitoring/evaluasi. Pada tahap perencanaan, masyarakat tidak berpartisipasi secara penuh karena sebagian besar masyarakat yang terlibat dalam perencanaan program hanya mengikuti rapat dan tidak terlalu aktif dalam memberikan masukan-masukan terhadap program. Partisipasi masyarakat pada tahap pelaksanaan dan pemanfaatan hasil dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan sebagian besar tinggi, artinya mayoritas masyarakat yang mengikuti program PNPM-MPd memiliki partisipasi yang penuh dalam program, selain itu, pada tahap evaluasi atau monitoring tingkat partisipasi masyarakat rendah karena masyarakat penerima program tidak terlibat di dalam mengevaluasi Program PNPM-MPd yang telah dilaksanakan.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > ILMU SOSIAL
Divisions: ?? sch_soc ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 27 Apr 2016 05:50
Last Modified: 27 Apr 2016 05:50
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/462

Actions (login required)

View Item View Item