Peranan Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran SMK di Kabupaten Luwu Utara

RISA, JUMAIR (2017) Peranan Pengawas Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran SMK di Kabupaten Luwu Utara. S2 thesis, Pascasarjana.

[img]
Preview
Text
JUMAIR RISA.pdf

Download (5MB) | Preview

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang peranan pengawas sekolah dan faktor pendukung serta penghambat dalam meningkatkan mutu pembelajaran SMK di Kabupaten Luwu Utara. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif yang mendeskripsikan dan menginterpretasikan fakta-fakta hasil penelitian. Informan penelitian adalah Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan guru-guru SMK, sedangkan yang menjadi subyek penelitian adalah Pengawas Sekolah yang bertugas di SMK berjumlah dua orang. Prosedur pengumpulan dan perekaman data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yaitu kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Pemeriksaan atau pengecekan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan melakukan perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan, triangulasi (sumber, metode dan waktu), kecukupan referensial, dan membercheck. Hasil penelitian yang diperoleh pertama pengawas sekolah telah memiliki program pemantauan dan pembinaan/pembimbingan terhadap perencanaan pembelajaran walaupun pada pelaksanaannya belum secara maksimal dan efektif menyentuh kepada semua guru dan atau SMK. Kedua, pengawas sekolah belum melaksanakan pemantauan dan pembimbingan terhadap pelaksanaan pembelajaran di semua SMK, baik di kelas maupun pelaksanaan praktik di lab/laboratorium. Ketiga, pemantauan dan pembinaan/pembimbingan pengawas sekolah terhadap penilaian hasil pembelajaran baru difokuskan pada saat pelaksanaan ujian di sekolah, belum secara khusus dan spesifik memantau dan membimbing penilaian hasil pembelajaran. Faktor pendukung, internal bahwa dinas pendidikan provinsi, mendukung atas kerja-kerja pengawas sekolah, mendorong pengawas sekolah untuk berkreativitas, dan bekerja secara profesional. Faktor penghambat yaitu hanya faktor teknis misalnya masih adanya beragam respon dari kepala sekolah dan guru, ada yang kaget, takut, gelisah atau was-was, khawatir, bahkan menghindar dan dukungan fasilitas yang belum memadai karena baru, serta kendala transportasi karena jarak SMK.

Item Type: Thesis (S2)
Subjects: PASCASARJANA > Penelitian dan evaluasi
Divisions: PROGRAM PASCASARJANA
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 21 Dec 2017 06:09
Last Modified: 21 Dec 2017 06:09
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/4372

Actions (login required)

View Item View Item