Massijing Watakkale Te’massijing Warangparang (Upaya Maksimalisasi Keuntungan). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar.

RISNA, RISNA (2012) Massijing Watakkale Te’massijing Warangparang (Upaya Maksimalisasi Keuntungan). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
RISNA..docx

Download (15kB)

ABSTRAK RISNA. 2012. Massijing Watakkale Te’massijing Warangparang (Upaya Maksimalisasi Keuntungan). Skripsi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Makassar. Penelitian dan penulisan skripsi ini bertujuan untuk mengetahui mengapa pengusaha tenun sutera di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo lebih mengutamakan maksimalisasi keuntungan dibanding hal lainnya. Istilah massijing watakkale te’massijing warangparang dapat diartikan saudara tetap saudara tapi dalam hal harta benda tidaklah dikenal harta bersama. Jenis penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan komunitas pengusaha tenun sutera di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo dengan jumlah sampel 13 orang. Data diperoleh dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena massijing watakkale te’massijing warangparang itu terjadi pada relasi sosial ekonomi pengusaha tenun sutera di Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo. Pada relasi sosial fenomena tersebut dapat dilihat sebagai nilai. Nilai yang dimaksudkan disini adalah perilaku ekonomi individu dalam interaksinya (dalam keluarga). Ketika kita melihatnya sebagai sebuah nilai maka tindakan tersebut diarahkan pada sikap yang peduli dan tidak peduli. Sedangkan dalam relasi ekonomi massijing watakkale te’massijing warangparang dapat dilihat sebagai suatu sistem (manajemen dagang bugis) yang mengandung prinsip efektifitas dan efisiensi. Fenomena massijing watakkale te’massijing warangparang memiliki kecenderungan pada nilai-nilai kapitalisme seperti nilai individualisme. Nilai individualisme tersebut dapat diredam dengan hadirnya modal sosial yang berlaku pada komunitas tersebut. Fenomena massijing watakkale te’massijing warangparang adalah fenomena yang terjadi pada kegiatan perekonomian sebagai upaya maksimalisasi keuntungan. Misalnya terjadinya proses jual beli dalam sebuah keluarga.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS ILMU SOSIAL > Sosiologi
Divisions: ?? sch_soc ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 07:24
Last Modified: 26 Apr 2016 07:24
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/406

Actions (login required)

View Item View Item