2015 Kemampuan Menggambar Bentuk Siswa Kelompok Ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu (dibimbing oleh Abd. Aziz Ahmad dan Sudirman Sulthan).

Herni, Herni (2015) 2015 Kemampuan Menggambar Bentuk Siswa Kelompok Ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu (dibimbing oleh Abd. Aziz Ahmad dan Sudirman Sulthan). S1 thesis, universitas negeri makassar.

[img] Text
HERNI. 2015..docx

Download (13kB)

ABSTRAK HERNI. 2015 Kemampuan Menggambar Bentuk Siswa Kelompok Ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu (dibimbing oleh Abd. Aziz Ahmad dan Sudirman Sulthan). Menggambar bentuk merupakan salah satu kemampuan dasar bagi seorang perupa dalam menata karya Seni lukis maupun Seni dua dimensi lainnya. Oleh karena itu ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu memprogramkan kegiatan menggambar pada awal pembelajaran. Hal ini sejalan dengan mata pelajaran Seni Budaya sub bidang Seni Rupa kelas VII semester satu (ganjil). Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan menggambar bentuk siswa kelompok ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu. Tujuan penelitian untuk memperoleh data dan informasi yang akurat tentang kemampuan menggambar bentuk siswa kelompok ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat deskriptif, yaitu: suatu penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran atau deskripsi tentang “Kemampuan Menggambar Bentuk Siswa Kelompok Ekstrakurikuler Seni Rupa SMP Negeri 14 Palu” melalui pengolahan data secara kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes, observasi/pengamatan dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 14 Palu, subjek penelitian adalah kelompok ekstrakurikuler dengan jumlah siswa 24 orang. Hasil penelitian melalui observasi/pengamatan dalam menata benda objek gambar pada tes pertama menunjukan bahwa kemampuan siswa dalam menata objek gambar masih sangat kaku karena selama ini siswa tidak dilibatkan secara langsung dalam penataan objek gambar. Namun setelah dilakukan empat kali tes, maka nampak perubahan pada kemampuan dan keaktifan siswa. Hal ini ditunjukan dengan kemampuan siswa dalam menata objek gambar menjadi lebih baik. Hasil tes kemampuan siswa dalam menggambar bentuk dengan objek benda kubistis mendapat predikat baik sejumlah 18 orang siswa atau 75,00 %. Objek benda silindris mendapat predikat baik sejumlah 16 orang siswa atau 66,67 %. Objek benda gabungan (kubistis dan silindris) mendapat predikat baik sejumlah 20 orang siswa atau 83,33 %. Objek benda bebas mendapat predikat baik sejumlah 16 orang siswa atau 66,67 %.

Item Type: Thesis (S1)
Subjects: FAKULTAS SENI DAN DESAIN > Seni rupa
Divisions: ?? fac_med ??
Depositing User: UPT PERPUSTAKAAN UNM
Date Deposited: 26 Apr 2016 07:21
Last Modified: 02 Nov 2016 10:17
URI: http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/399

Actions (login required)

View Item View Item